56 Juta UMKM di Indonesia Perlu Bangun Brand

By Redaksi SS 11 Jan 2019, 09:50:47 WIB Nasional
56 Juta UMKM di Indonesia Perlu Bangun Brand

Keterangan Gambar : Presiden Jokowi meninjau stand mitra Bukalapak saat Peringatan HUT ke-9 Bukalapak, di Hall B Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019) malam. (dok: seskab)


Semarangsekarang.com--Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di negara kita itu ada 56 juta. Ada banyak problem di UKM-UKM kita yang berkaitan dengan bagaimana membangun brand, bagaimana mengikuti design yang sesuai pasar, bagaimana membuat kemasan menarik, dan persoalan-persoalan lain yang menyangkut modal, akses ke pasar.

Menanggapi informasi itu. CEO Bukalapak, Ahmad Zaky, mengungkapkan bahwa  sekarang ini pelapak yang ada di Bukalapak ini ada 4 juta, Presiden Jokowi mengatakan, itu jumlah yang sangat besar.

Tetapi, kalau dibandingkan dengan 56 juta, menurut Presiden, Bukalapak masih punya pekerjaan besar yang 52 juta, Pak Zaky. “Juga ini tugas pemerintah, menteri-menteri yang ada. Agar semuanya itu masuk, 56 juta itu masuk semuanya ke Bukalapak,” ujarnya.

Presiden Jokowi juga menyampaikan rasa senangnya karena 70-80 persen pedagang yang ada, pelapak yang ada di Bukalapak ini adalah UKM. Apalagi Bukalapak tahun ini diseleksi oleh pemerintah kita untuk menjadi salah satu penyalur kredit ke UKM, yang namanya Kredit UMi, Kredit Ultra Mikro.

“Ini saya kira sangat bagus sekali. Instrumen kredit ini akan sangat bermanfaat bagi usaha-usaha mikro yang kita miliki,” ucap Presiden.

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi juga berpesan agar keberanian Ahmad Zaky mendirkan Bukalapak dengan modal Rp80.000 dan sempat putus asa namun kemudian tidak tega karena sudah ribuan UKM yang mulai tergantung pada platform Bukalapak, dijadikan sebuah contoh, sebuah inspirasi bagi seluruh pengusaha muda kita yang ada di Indonesia.

Untuk itu, Presiden Jokowi berharap unicorn seperti Bukalapak tidak hanya mengeksploitasi pertumbuhan ekonomi digital, tapi juga memiliki hati, yang memiliki jiwa, punya misi sosial, jauh di luar hanya sekadar mengejar profit dan keuntungan.

Nah, inilah saya kira yang menjadi contoh, menjadi teladan kita agar semua pelaku ekonomi digital kita ini meniru dan memiliki semangat yang sama,” pungkas Presiden.

Diakhir pidatonya Presiden didampingi Achmad Zaky, Menkominfo, dan Kepala Bekraf menekan tombol virtual sebagai tanda peluncuran Mitra Bukalapak. Selain itu, Presiden Joko Widodo juga menerima potongan tumpeng yang diberikan oleh Achmad Zaky.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky. Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukota, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjnegoro, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menkominfo Rudiantara, Kepala Bekraf Triawan Munaf. (seskab.go.id-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment