Agus Junaedi Pimpin Apel PJN di Jatisari

By Redaksi SS 23 Feb 2020, 12:10:43 WIB Semarangan
Agus Junaedi Pimpin Apel PJN di Jatisari

Keterangan Gambar : Kepala Kecamatan Mijen Agus Junaedi, Kepala Kelurahan Jatisari Amat Triyoso berfoto bersama warga RW 1 Kelurahan Jatisari Kecamatan Mijen berfoto bersama usai apel PJN di Gapura RW 1, Minggu (23/02/2020) pagi. (foto: aria)


Semarangsekarang.com - Kepala KecamatanMijen, Agus Junaedi memimpin langsung apel Pemberantasan Jentik Nyamuk (PJN) di Kelurahan Jatisari, Mijen Semarang, di Gapura RW 1 Jatisari Semarang, Minggu (23/02/2020) pagi. 

Apel diiikuti warga RW 1, Kepala Kelurahan Jatisari Amad Triyoso dan jajarannya perwakilan dari Puskesmas Mijen, Ketua RW 1 Ngadimin dan tokoh masyarakat.

Apel PJN ini merupakan rangkaian kegiatan untuk membersihkan lingkungan agar terbebas dari ancaman penyakit Demam Berdarah Dengeu (DBD) akibat gigitan nyamuk. Agus berharap setiap warga bisa menjaga lingkungan rumah masing-masing setiap harinya.

"Kegiatan serentak semacam ini biasanya hanya dilakukan sekali dalam tujuh hari. Maka dari itu kalau bisa enam hari lainnya warga bisa senantiasa membersihkan rumah masing-masing," kata Agus saat apel PJN bersama warga RW 1 Kelurahan Jatisari.

Agus juga menambahkan bahwa wilayah Kecamatan Mijen terutama Jatisari saat ini menjadi wilayah yang paling banyak penderita demam berdarahnya.
Hal ini dibenarkan oleh Darto, petugas dari Puskemas Mijen. 

"Secara keseluruhan di Kecamatan Mijen ada sekitar 11 orang yang terserang penyakit akibat gigitan nyamuk ini dan tujuh diantaranya ada di Kelurahan Jatisari," ungkap Darto kepada semarangsekarang.com

Selain apel di RW 1, Agus Junaedi juga menyambangi RW 2 dan RW 5 Kelurahan Jatisari Kecamatan Mijen Semarang. Melihat kasus banyaknya penderita demam berdarah di wilayah Mijen, maka secara rutin akan dilakukan PJN secara terus menerus tiap RT RW di Kecamatan Mijen Kota Semarang. (faf-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment