Area Kumuh Disulap Menjadi Hijau
Di Desa Trimulyo, Genuk Semaranh

By Redaksi SS 03 Jul 2020, 19:25:57 WIB Semarangan
Area Kumuh Disulap Menjadi Hijau

Keterangan Gambar : Wakil Walikota Semarang, Hevearita G. Rahayu saat memanen cabe  pada area urban farming di wilayah RT 5 RW 4, Trimulyo, Kecamatan Genuk, Jumat (03/07/2020). (foto: subagyo)


Semarangsekarang.com - Warga RT 5 RW 4 Kelurahan Trimulyo Kecamatan Genuk menyulap area mereka yang dulu kumuh kini menjadi kawasan urban farming. Wilayah yang dulu sering tergenang rob itu, saat sekarang ini justru dipenuhi dengan tanaman sayur-sayuran yang hijau.

Warga gotong royong menata papan kayu di atas rawa tersebut untuk menaruh polibag sebagai media tanam. Sistem penyiraman menggunakan pipa panjang dan dialiri air. 

Berbagai tanaman sayur seperti, sawi, labuh, kangkung, cabai, seledri tumbuh subur di area tersebut. Warga mengggunakan teknik penanaman yang tertata apik dan enak dipandang.

Wakil Walikota Semarang, Hevearita G. Rahayu yang meninjau lokasi tersebut, Jumat (03/07/2020) mengapresiasi langkah warganya yang kreatif dan inovatif. Sebab, tanaman sayur seperti kangkung, sawi, labu, terong dan cabai minimal bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga setiap harinya.

Ketua RT 5 RW 4 Trimulyo, Kasmadi mengatakan, pihaknya mulai merintis urban farming sudah sejak Mei 2020. Saat ini warga sudah mulai bisa memanen hasil dari jerih payahnya dari tanaman tersebut. 

“Lahan itu sebelumnya sempat digunakan untuk lomba PKK. Namun, warga gagal memenangkan lomba tersebut. Kemudian, karena pandemi Covid-19 yang membuat warga banyak waktu di rumah akhirnya muncul kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Sementara untuk merawat tanaman yang tumbuh subur, warga secara bergantian dan sukarela untuk menjaga dan merawat. Apabila sudah bisa dipanen, mereka tinggal memetik sesuai kebutuhan. 

"Pengembangan selanjutnya kami punya rencana dengan memperluas area ditambah tracking mangrove sehingga di sini bisa untuk berwisata," imbuhnya.

Canangkan Area Wisata

Hevearita menerangkan, meski Trimulyo berada di pesisir yang dulu sering dilanda rob, kini bisa ditanami beragam sayuran dan lahan menjadi hijau. Menurutnya, komitmen adalah kunci keberhasilan dari usaha warga. 

"Dinas Pertanian akan terus membimbing warga yang sekarang telah menjadi kelompok tani," kata Ita sapaan akrab Wakil Wali Kota Semarang itu.

Ita menerangkan, kawasan ini akan dicanangkan sebagai area penanaman seribu bibit cabai dan akan dibuat tempat pembibitan. Tentu ini juga akan mendukung keinginan warga untuk menjadikan area tersebut sebagai tempat wisata. 

"Mereka punya cita-cita seperti itu. Setiap orang kesini bisa memetik petik sayur sesuai selera. Bisa menjadi tempat wisata dan menggerakan roda perekonomian warga sekitar," tandasnya. (subagyo-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment