ASN Berprestasi, Bekerja Tak Harus Dibatasi
Malam Anugerah ASN 2019 dari MenPANRB

By Redaksi SS 03 Des 2019, 09:21:13 WIB Nasional
ASN Berprestasi, Bekerja Tak Harus Dibatasi

Keterangan Gambar : Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo berada ditengah-tengah ASN berprestasi di Malam Anugerah ASN 2019, di Jakarta, Senin (2/12/2019) malam.


Semarangsekarang.com (Jakarta) - "Sepi ing pamrih, rame ing gawe", sebuah pepatah Jawa disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengawali sambutannya dalam Malam Anugerah Aparatur Sipil Negara (ASN) 2019, di Jakarta, Senin (2/12/2019) malam. Melalui pepatah tersebut, Menteri Tjahjo berpesan, para abdi negara harus siap menciptakan terobosan bagi masyarakat.

Bagi Menteri Tjahjo, para nomine telah membuktikan bahwa bekerja tak harus dibatasi oleh kungkungan jam kerja dan manfaat yang hanya bisa dirasakan oleh instansinya. "Mengabdikan diri sebagai ASN berarti menciptakan terobosan, menerka peluang perbaikan dan inovasi, kepemimpinan yang efektif dan kesiapan untuk menjadi pemimpin di masa depan," ungkapnya.

Malam ini, terpilih tiga ASN terbaik dari setiap kategori. Ada tiga kategori dalam Anugerah ASN 2019 yakni PNS Inspiratif, PPT Pratama Teladan, dan The Future Leader. Ketiga ASN tersebut mendapatkan Piala Adhigana. 

Sejumlah terobosan mereka, menggambarkan peribahasa dari Sentani, Papua, yang dibacakan Menteri Tjahjo dalam acara tersebut. "Ani foise hokhogondere ne, khalya na hebhernyea nenghinde mokhowende," ucap Menteri Tjahjo. Ungkapan itu memiliki makna bekerja tekun dan tulus tanpa pamrih akan memberi hasil yang terbaik. 

Menteri Tjahjo mengungkapkan kebanggaaannya kepada para ASN peraih penghargaan maupun yang masuk nominasi. Dikatakan, karena karya-karya para ASN ini menjadi keberkahan bagi Indonesia seperti pepatah Sulawesi, "Resopa temmangingi namalomo naletei pammase dewata". 

Tiga tahap seleksi

Mereka yang terpilih hingga menerima penghargaan di atas panggung, telah melewati tahap seleksi yang bisa dibilang tidak mudah. Pada pembukaan, sebanyak 1.051 usulan ASN dari 281 instansi pemerintah diusulkan dalam Anugerah ASN 2019. Dari usulan yang masuk tersebut, dilakukan seleksi administrasi dan seleksi tahap I kemudian dipilih 100 kandidat terbaik dari ketiga kategori. 

Pada seleksi tahap II, telah dipilih 10 kandidat terbaik di setiap kategori dan dilakukan verifikasi lapangan. Selanjutnya, pada seleksi tahap III, dari 10 nomine terbaik dipilih top 5 pada masing-masing kategori.

Menteri Tjahjo mengatakan, capaian mereka, makin menggerus citra kelambanan bahkan kemalasan ASN. Prestasi mereka menginspirasi dan mengajak ASN lain untuk berkarya seperti apa yang mereka lakukan dan pada akhirnya akan mendorong menjadi sebuah gerakan masif bagi perbaikan negeri ini. "Perbaikan layanan kepada masyarakat yang secara nyata akan dinikmati, mendukung perwujudan Indonesia Emas di tahun 2045 nanti," pungkas Menteri Tjahjo. 

Berikuti ASN Berprestasi di masing-masing katagori

Top 3 PNS Inspiratif:

1. Jaya Setiawan Gulo dari Kementerian Keuangan

2. Nani Yulia dari Polres Brebes, Jawa Tengah

3. Virna Dwi Oktariana dari Kementerian Kesehatan

Top 3 The Future Leader:

1. Aryo Pamoragung dari Kementerian Komunikasi dan Informatika

2. Aldiwan Haira Putra dari Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan 

3. Susilo Ratnawati dari Provinsi D.I. Yogyakarta 

Top 3 PPT Teladan:

1. Dwi Teguh Wibowo dari Kementerian Keuangan 

2. Iwan Dakota dari Kementerian Kesehatan

3. Iwan Suprijanto dari Kementerian PUPR

Dia yang Dikenang :

Sutopo Purwo Nugroho (Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB) 

ASN Favorit Pilihan Netizen:

Didik Ismu

(mbd/hms-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment