Ayam Gratis Bagi Pengunjung Pasar
Protes pada peternak ayam

By Redaksi SS 26 Jun 2019, 19:07:25 WIB Semarangan
Ayam Gratis Bagi  Pengunjung Pasar

Keterangan Gambar : Pembagian ayam gratis bagi pedagang dan pengunjung di Pasar Bulu Semarang.


Semarangsekarang.com -  Pembagian ribuan ayam secara gratis di Pasar Bulu Semarang di serbu oleh para pedagang maupun warga yang mendapat kupon di pasar yang dekat dengan kawasan Tugu muda Semarang itu.

Pujiono, salah satu petugas yang membagi-bagikan mengatakan, untuk pasar Bulu mendapat droping ayam sebanyak 1500 ekor dalam kondisi hidup.

Menurut Pujiono, ayam-ayam yang akan dibagikan untu warga masyarakat itu, di distribusikan kembali ke pasar-pasar yang dekat dengan Pasar Bulu 

"Pasar Bulu hanyalah tempat transit untuk dibagikan kembali ke Pasar Sampangan, Pasar Jrakah, Pasar Karang ayu, Pasar Boom Lama dan Karangrejo" kata Pujiono.

Pujiono mengatkan, dari sebanyak 1500 ayam yang di droping di Pasar Bulu, sebanyak 100 ekor dikirim ke Pasar Sampangan, Pasar Karangayu 250 ekor, Pasar Karangrejo Jatingaleh 200 ekor, Pasar Boom lama 75 dan sisanya ludes terbagi di Pasar Bulu.

"Sebenarnya ayam-ayam yang dibagikan rentan dengan kematian, karena hanya berbobot 1,5- 2 Kg dengan usia sekitar 1 bulan,  sehingga saat pengiriman 25 ekor ayam ke Pasar Boom Lama dengan menggunakan becak , ada yang mati sebanyak 30 ekor" kata Pujiono.

Pembagian ribuan ayam secara gratis tidak hanya di Pasar Bulu, namun di beberapa pasar tradisional di Kota Semarang, Rabu (26/6/2019). ?????

Protes pada peternak ayam

Pembagian ayam gratis yang dilakukan oleh anggota Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia Jawa Tengah (Pinsar Jateng) itu merupakan bentuk protes para peternak ayam lantaran murahnya harga ayam ditingkat peternak.

Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jawa Tengah, Parjuni mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk protes para peternak kepada pemerintah terhadap kesenjangan harga yang terjadi di tingkat peternak dan pedagang daging.

Menurut Parjuni, para peternak menuntut adanya perbaikan harga jual ayam dan menuntut ketegasan pemerintah melalui dinas terkait untuk memberikan perlindungan dan mengayomi para peternak di tingkat bawah.

"Para Peternak sangat merugi karena harga jual  hanya sekitar Rp 8.000 – Rp 9.000, sebaliknya, para pedagang memainkan harga jual ayam sekitar Rp 25.000 – Rp 30.000 perkilo, tentu saja hal ini hanya akan memperkaya pedagang  sedangkan peternaknya  menjadi miskin. Jadi daripada dijual murah, mending kita bagi-bagikan gratis saja,” kata Parjuni. (zykka-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment