Bakal di Luncurkan Taksi Listrik Pertama

By Redaksi SS 23 Apr 2019, 09:45:27 WIB Ragam
Bakal di Luncurkan Taksi Listrik Pertama

Keterangan Gambar : Penampakan taksi listrik, yang diperkirakan lebih hemat energi. (dok: Kementrian ESDM)


Semarangsekarang.com (Kementrian ESDM) - Bersamaan dengan Peringatan Hari Bumi yang jatuh pada Senin, 22 April 2019, Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meluncurkan armada taksi listrik atau e-Taxi milik PT Blue Bird Tbk (BIRD), di Jakarta.

Untuk tahap awal Blue Bird menggunakan 25 unit pabrikan BYD dan 5 unit Tesla di jajaran produk Bluebird dan Silvebird yang akan ditingkatkan keseluruhan menjadi sebanyak 200 mobil Iistrik hingga tahun 2020.

Jonan mengapresiasi peluncuran taksi listrik pertama itu, karena menurutnya upaya ini sejalan dengan upaya Pemerintah melakukan diversifikasi energi dengan energi yang lebih ramah lingkungan.

“Kami mengucapkan selamat kepada PT Blue Bird yang telah memelopori penggunaan taksi dengan kendaraan listrik 100% (fuel e-charging). Kami sangat mendukung upaya yang dilakukan PT Blue Bird ini dan saya kira Kementerian lain, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup juga mendukung ini, karena mobil ini mengeluarkan emisi yang lebih rendah dan polusi yang lebih kecil,” ujar Jonan, di Jakarta, Senin (24/4/2019).

Untuk mendukung mobil listrik ini, menurut Jonan, PLN akan membangun stasiun pengisian listrik umum (SPLU) di berbagai lokasi. Untuk sementara ini PLN sudah membangun sekitar 1.600 SPLU. Tahun ini akan dibangun minimal 2.000 SPLU, terutama di wilayah Jabodetabek.

Sementara untuk mempercepat proses pengisian baterai (charging) taksi listrik, dapat meminta bantuan PLN untuk membangun SPLU 40 KV, yang dapat men-charging dengan cepat yakni sekitar 25 menit per mobil. Hal ini akan sangat membantu dalam proses mengisi daya baterai taksi listrik yang dimiliki.

Lebih Murah

Menteri ESDM Ignasius Jonan menyarankan agar biaya tenaga listrik yang dikeluarkan untuk taksi listrik lebih murah, taksi dapat melakukan porses pengisian daya pada waktu dimana PT PLN memberikan potongan harga, tujuannya agar biaya pengisian daya menjadi lebih murah.

“Melakukan charging taksi listriknya antara pukul 22.00 – 06:00 WIB saja, dimana pada waktu tersebut PT PLN mempunyai program untuk memberikan diskon biaya tenaga listrik kepada pelanggan hingga 30%. Dengan diskon yang diberikan oleh PLN maka biaya tenaga listrik yang dikeluarkan lebih murah. Jadi harga mobilnya agak mahal tapi biaya energinya lebih murah yakni sekitar Rp 1.000 per watt atau sekitar 40% dari harga premium,” saran Jonan. (ESDM/faf-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment