Dayung Semarang Sumbang Perak di Porprov XV
Butuh peralatan yang lebih bagus

By Redaksi SS 23 Okt 2018, 10:24:45 WIB Olahraga
Dayung Semarang Sumbang Perak di Porprov XV

Keterangan Gambar : Atlit dayung Kota Semarang, Achmad David Saputra, penyumbang medali perak dari nomor kayak 1.200 meter bagi kontingen Kota Semarang di ajang Porprov Jateng XV Tahun 2018.


Semarangsekarang.com—Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kota Semarang sukes menyumbang satu medali perak lewat atlitnya Achmad David Saputra, dalam kejuaraan Porprov Jawa Tengah XV Tahun 2018 di Surakarta.

Satu medali perak yang diraih tim dayung Kota Semarang diraih David berasal dari kelas kayak 1.200 meter putra, pada pertandingan final yang digelar di Waduk Mulur Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Senin (22/10/2018).

Medali perak ini merupakan satu-satunya medali yang diperoleh Kota Semarang dari delapan nomor final yang diikuiti atlit dayung Semarang.  Menurut pelatih dayung Semarang, Mat Chamin, hasil ini dinilai sudah cukup maksimal mengingat peralatan yang dimiliki timnya masih kalah bagus dari tim lain.

“Pada pertandingan final yang digelar Senin (22/10/2018) sebenarnya ada 8 kelas lomba yang diikuti oleh tim kota Semarang. Namun hanya satu medali perak yang berhasil di raih, dan kita akui salah satu penyebabnya kita kalah peralatan dengan tim lain, karena bagaimanapun perlengkapan cukup mempengaruhi hasil yang maksimal,” jelas Mat Chamin.

Tim Dayung Kota Semarang yang selama ini didukung perusahaan Sido Muncul ini, di ajang Porprov kali ini menurunkan 14 atlit, empat pelatih, 1 boat man. Khusus tim yang bertanding,  Podsi Semarang menurukan para atlit berusia SD, SMP dan SMA.

Menurut Chamin, meskipun atlitnya banyak yang berusia muda namun soal teknik dan kemampuan mereka sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tim peserta lain, hanya saja ada masalah yang dihadapi terkendala dengan kualitas peralatan.

“Kita memang terkendala alat, karena hampir semua peralatan dayung termasuk perahu dengan kualitas bagus harus impor. Dan harganya cukup mahal, sehingga kita belum mampu untuk membeli,” kata Nur Hayati SPd, yang juga pelatih dayung Semarang. Sembari berharap kedepannya Podsi maupun KONI Semarang mampu membeli untuk bisa membantu talenta-talenta muda berbakat bisa berprestasi lebih baik.

Capain satu perak ini memang dibilang cukup bagus, bila melihat sarana yang dimiliki Kota Semarang. Tim dayung Semarang sendiri oleh KONI Kota Semarang sebenarnya ditarget untuk mendapatkan lima medali perunggu di ajang Porprov XV 2018 ini. (faf-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment