Di Liga 1 PSIS Belum Ber-homebase di Jatidiri

By Redaksi SS 04 Des 2017, 21:02:25 WIB Olahraga
Di Liga 1 PSIS Belum Ber-homebase di Jatidiri

Keterangan Gambar : Perkiraan wajah Stadion Jatidiri setelah di renovasi total, yangf diperkirakan selesai awal tahun 2019 (dok you tube)


Semarangsekarang.com – PSIS sudah memastikan mengisi satu slot tim yang akan  berlaga di Liga 1 musim 2018 mendatang. Pihak manajemen sudah memastikan untuk mempertahankan Subangkit, sang arsitek yang berjasa mengembalikan tim Mahesa Jenar ke  kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

Walau tahun depan berlaga di Liga 1, namun suporter dan penggemar bola Semarang mesti bersabar untuk menyaksikan PSIS yang akan berkandang di luar Semarang, alias belum bisa bermain di kandang kebanggaan Stadion Jatidiri Semarang. Mengingat homebase masih dalam tahap renovasi total.

Dengan kondisi seperti itu pihak manjemen tengah memersiapkan stadion alternatif yang layak untuk menggelar partai kandang PSIS. Menurut Yoyok Sukawi (CEO klub), setidaknya ada tiga stadion yang dijadikan alternatifnya. Mengingat musim depan tidak mungkin menggelar partai home di Stadion Jatidiri yang masih dalam kondisi renovasi total.

"Jatidiri sudah 100 persen dibongkar, jadi 2018 hingga awal 2019 belum bisa dipakai. Jadi kami punya dua stadion alternatif untuk musim depan, ada di Jepara dan di Solo yang memenuhi standar Liga 1. Sama di Sleman, yang memenuhi syarat di Liga 1," ungkap Yoyok Sukawi.

Perkiraan dipilihnya Stadion Manahan di Solo, Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara dan Stadion Maguwoharjo di Sleman. Tiga stadion itu dipilih karena selama ini sudah sering menggelar laga-laga nasional maupun internasional yang tentunya juga sudah standar Liga 1.

Sedang Stadion Bahurekso Kendal dan Stadion Stadion Moch Soebroto Magelang, yang pernah menjadi kandang PSIS dibabak 16 Besar Liga 2, dianggap belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh PSSI maupun operator kompetisi Liga PT Liga Indonesia.

Stadion Jatidiri saat ini masih dalam pembangunan tahap pertama dengan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 25,568 milyar, dari total anggaran yang dikucurkan untuk renovasi total stadion dan sport center senilai Rp 1,5 trilyun. Pemprov sendiri menggandeng dua invenstor untuk membenahi seluruh venue stadion. Dengan target selesai renovasi pada akhir 2018.

Renovasi tersebut meliputi total perubahan wajah stadion, termasuk rumput lapangan akan di ganti baru dengan standar kualitas internasional, papan skor, mechanical electrical stadion, lintasan atletik di sisi lapangan, dan tentunya fasilitas pemain, wasit, official, panpel dan tribun penonton.(faf-SS)  




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment