Disporapar Jateng Gelar Desa Wisata
Di adakan dua hari, 20-21 Juli 2019

By Redaksi SS 19 Jul 2019, 10:59:17 WIB Semarangan
Disporapar Jateng Gelar Desa Wisata

Keterangan Gambar : Pembukaan Asean School Games (ASG) 2019, di Semarang. Dimanfaatkan Disporapar Jateng untuk memggelar Desa Wisata.


Semarangsekarang.com - Memanfaatkan momen Asean School Games (ASG), ajang kejuaraan internasional pelajar se Asia Tenggara, yang diikuti 10 negara Asean. Yang event-nya berlangsung selama delapan hari dari tanggal 17 -25  Juli 2019.

Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah selama dua hari juga menggelar kegiatan yang melibatkan banyak peserta dan memiliki daya tarik masyarakat untuk berkunjung di area potensi dari 35 kota atau kabupaten se Jawa Tengah digelar di lapangan Garnisun Jalan Dr Sutomo.

Event ini digelar selama dua hari tanggal 20 - 21 Juli 2019 berupa gelar Desa Wisata se Jawa Tengah dengan nama Gelar Desa Wisata tahun 2019 “Desaku Mandiri, Desaku Sejahtera.” Kepala Disporapar Jawa Tengah Sinung N Rachmadi mengatakan, bentuk kegiatan Gelar Desa Wisata ini meliputi pertunjukan seni dan budaya berbasis keunikan lokal, pameran produk unggulan desa wisata serta berbagai macam kuliner khas desa dan kampung di Jawa Tengah.

"Acara ini merupakan Gelar Desa Wisata yang ke-5 di mana sebelumnya kegiatan ini bernama Festival Desa Wisata," kata Sinung N Rachmadi, Rabu malam (17/7/2019).

Dikatakannya, tema kegiatan adalah “Desaku Mandiri, Desaku Sejahtera” atau

“Kampungku Mandiri, Kampungku Sejahtera" memiliki arti kebersamaan dan kegotong royongan masyarakat desa yang mampu membangun dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Potensi tersebut, kata Sinung, baik alam, budaya dan masyarakat untuk menjadi sebuah destinasi wisata yang unik, kreatif dan inovatif, sehingga dapat menyejahterakan kehidupan masyarakat desa. Bentuk kegiatan berupa pameran produk, tampilan seni, cara pengelolaan Desa Wisata. Tujuan gelar desa wisata adanya event yang mewadahi desa/kampung wisata untuk mempertontonkan produk dan hasil karya masing-masing daerah.

"Adanya 35 desa/kampung wisata yang unggul dalam memamerkan produk dan karya sehingga layak untuk dijual dan dipromosikan," tambah Sinung. Peserta 35 desa/kampung wisata unggulan yang diusulkan oleh masing-masing dinas yang membidangi pariwisata di Kabupaten/Kota. (zylkka-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment