Ganjar Ingatkan Ancaman Kekurangan Air Tahun 2040
Gubernur Jateng Kukuhkan Dewan SDA

By Redaksi SS 18 Okt 2019, 09:35:43 WIB Kantor Gubernur
Ganjar Ingatkan Ancaman Kekurangan Air Tahun 2040

Keterangan Gambar : Ganjar Pranowo saat pengukuhan Dewan Sumber Daya Air Jateng Periode 2019-2024 , Kamis (17/10/2019)


Semarangsekarang.com – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mengukuhkan Dewan Sumber Daya Air Jateng periode 2019-2024 di Kantor Pusdataru Prov Jateng, Kamis (17/10/2019), mengingatkan mereka agar mengantisipasi ancaman yang akan datang di Jateng pada tahun 2040, yang menurut prediksi Pulau Jawa kehilangan air.

“Rawatlah air, agar bisa minum, agar kita tidak kekurangan air. Karena, pada 2040 kita akan kehilangan air di pulau Jawa. Tolong rumuskan politik air di Jateng,” katanya.

Cara perumusannya, katanya, dengan menelanjangi problem air dari hulu hingga hilir. Apalagi, lahan yang ada sekarang banyak yang gundul, gradasi hutan yang mengerikan, tata ruang menyempit. Sehingga, akselrasi dan penanaman kembali, harus secepatnya dilakukan.

Gubernur mencontohkan, saat mengikuti acara UGM International Trail Run 2019 dalam rangka Dies Natalis ke-70 di Wanagama Eco Edu Forest Gunung Kidul Yogyakarta pekan lalu.

Ganjar melihat, kawasan itu sekarang kembali hijau dan mengalir air jernih. Padahal, saat masih kuliah, kawasan itu hanya bebatuan dan tandus. Padahal, untuk membuat hijau kembali, bayangan dia, sangatlah sulit.

“Di tengah kondisi banyak sektor yang menggunakan air, harus ada upaya. Apikasi Apem Asi, kita gunakan untuk menyesuaikan agar distribusi air bisa lebih baik. Di hilir akan bisa pas,” ujarnya.

Teknologi pertanian, kata Ganjar, harusnya masuk dan pemakaiannya seoptimal mungkin.  Mau tidak mau, suka tidak suka, harus melompat lebih tinggi, lebih cepat.

“Ada government organization, ada not government organization, kita ajak semua agar menjadi kekuatan sekaligus menjalin komitmen bersama menjaga air,” tandasnya.

Untuk diketahui, fungsi dewan SDA ini strategis, karena sebagai wadah koordinasi pengelolaan sumber daya air (SDA) antara pemerintah dan swasta. Beberapa tugas dewan SDA yaitu merumuskan kebijakan pengelolaan SDA. Menyusun program pengelolaan SDA di Jateng. Lalu, Menyusun dan merumuskan kebijakan sistem informasi hidrologi, hidrogeologi dan hidroklimatologi Jateng (SIH3).

Dewan ini juga berfungsi untuk melakukan monitoring dan evaluasi  wilayah sungai dan cekungan air tanah di jateng melalui fungsi koordinasi, konsultasi, antarwilayah, antarkepentingn dan antarsektor. Isinya, separuh unsur pemerintah (SKPD terkait, misalnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, ESDM) dan unsur nonpemerintah (HKTI, perusahaan pengeboran air). Sekda Jateng Sri Puryono juga menjadi anggota Dewan SDA dan turut dikukuhkan oleh Ganjar.  (mnr-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment