Ganjar Ingin Pusat Data yang Menarik dan Akurat

By Redaksi SS 07 Jan 2019, 13:28:05 WIB Semarangan
Ganjar Ingin Pusat Data yang Menarik dan Akurat

Keterangan Gambar : Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat memberikan pengarahan kepada SKPD di lingkungan Pemprov Jateng, di Gedung Grhadhika Bhakti Praja, Senin (7/1/2018)


Semarangsekarang.com–Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta adanya pusat data yang telah diolah sedemikian rupa sehingga menarik, transparan, mudah dibaca dan dipahami masyarakat. Termasuk data progres pembangunan secara berkala yang disajikan melalui media sosial.

“Khusus Kominfo dan Bappeda harus bekerja sama membangun pusat data. Ini penting, sehingga suatu saat dibutuhkan sudah mempunyai bank data yang tertata dan terolah dengan baik,” ujar gubernur saat memberikan pengarahan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Jateng, di Gedung Grhadhika Bhakti Praja, Senin (7/1/2018).

Keberadaan pusat data, lanjut dia, menjadi pusat sumber data dan informasi yang lengkap, akurat dan terpercaya untuk mendukung kinerja pemerintah di berbagai bidang. Misalnya untuk mencapai ketahanan pangan, pemerintah membutuhkan data yang akurat tentang jumlah produksi pangan, lahan produktif, dan lainnya.

Selain membuat pusat data, gubernur meminta dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, pemprov juga harus mempersiapkan pejabat penerima laporan dan pengaduan masyarakat dengan penampilan dan sikap ramah kepada siapapun yang datang membutuhkan informasi.

“Siapkan pejabat penerima aduan masyarakat yang ramah, jangan orang yang bertampang sangar atau galak. Orangnya setiap hari mandi dan selalu wangi,” imbuhnya.

Mantan anggota DPR RI ini menambahkan, pihaknya juga akan merubah format kanal Lapor Gub. Kanal layanan aspirasi dan pengaduan online yang menjadi sarana interaktif masyarakat dan pemerintah berbasis digital mesti diperbarui.

“Lapor Gub akan kita rubah dengan format baru. Menerima berbagai laporan langsung dari masyarakat kemudian direspon dan segera ditindaklanjuti,” kata Ganjar.

Dalam kesempatan itu, Ganjar meminta semua SKPD diminta bersama-sama menyamakan gerak langkah untuk memulai bekerja guna mencapai target lima tahun ke depan. Memasuki tahun 2019 ada banyak pekerjaan yang perlu dikejar dan dicapai.

“Bencana alam yang mengancam sehingga BPBD harus siaga, Dinas Pendidikan mempunyai PR besar terkait PPDB, menghilangkan SKTM, menata ulang agar rakyat memahami pola yang dikerjakan,” tandasnya. (jtgp.gi/rls-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment