GKR Hemas Hewan Korban dari Muslimin Singapura

By Redaksi SS 24 Agu 2018, 13:28:59 WIB Daerah
GKR Hemas Hewan Korban dari Muslimin Singapura

Keterangan Gambar : GKR Hemas (ketiga dari kanan) saat menyalurkan hewan korban yang berasal dari masyarakat muslim Singapura kepada perwakilan penerima bantuan di Dusun Trayu, Desa Ngargosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, DIY.


Semarangsekarang.com--Indahnya berbagi. Meski terpisah jarak dan berbeda negara, melalui momentum Idul Adha 1439 H masyarakat muslim Singapura memberikan bantuan 1.200 domba kepada warga DIY khususnya Kulonprogo, masyarakat di Lereng Merapi baik di Sleman maupun Boyolali, juga pesantren di Purworejo, termasuk kepada masyarakat yang sedang ditimpa bencana di Lombok.

Bertempat di Dusun Trayu, Desa Ngargosari Kecamatan Samigaluh, Kulon Progo (23/8/2018) merupakan kehormatan bagi kami dapat ikut menyalurkan bantuan masyarakat Muslim Singapura yang dihimpun oleh Jalaluddin Service tersebut.

Di sela penyerahan bantuan tersebut, kami bersilatuhim dengan perwakilan donatur. Menurut Lukman bin Zahid muhibah tersebut sudah menjadi ‘tradisi’ tahunan mereka untuk membantu saudara Muslim di beberapa negara, termasuk di beberapa daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut sudah berlangsung 12 tahun. Bantuan tersebut berasal dari berbagai organisasi atau lembaga sosial Muslim Singapura. Khusus tahun ini mereka juga mengirimkan daging segar dari 200 domba kepada korban gempa di Lombok.  

Sedangkan untuk warga DIY, menurut Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo akan disampaikan kepada masyarakat Samigaluh, Kalibawang, Kokap, Girimulyo, serta Tuksono. Adapun bantuan daging domba untuk korban gempa di Lombok dikirim dengan mobil box dilengkapi pendingin, setelah melalui proses pemotongan di Rajibdra Farm Samigaluh.  

Semoga dengan bantuan qurban ini dapat membahagiakan masyarakat Kulon Progo di Hari Raya. Khusus saudara-saudara kita di Lombok dapat tersampaikan pesan bahwa mereka tidak sendiri mengalami cobaan ini. Sebagaimana yang pernah dialami masyarakat DIY pada gempa 2006 lalu. Hubungan batin dan persaudaraan terus terjalin. Menyayangi sesama manusia pada hakekatnya mengundang rahmat dan kasih sayang dari Allah SWT.

Sebagaimana hikmah dari Idul Adha yakni upaya untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena kasih sayang kita pada sesama manusia, terutama kepada kaum fakir miskin dan yang membutuhkan. (mnr-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment