Hendi Berharap Warga Solat Id di Rumah Saja
Disepakati MUI Semarang dengan PCNU, PDM dan LDII Semarang

By Redaksi SS 22 Mei 2020, 13:08:52 WIB Semarangan
Hendi Berharap Warga Solat Id di Rumah Saja

Semarangsekarang.com - Walikota Semarang, Hendrar Prihadi atau akrab disapa Hendi mengharapkan warga Kota Semarang melaksanakan solat Idul Fitri tahun ini di rumah masing-masing sesuai kebijakan pemerintah lewat Menteri Agama Republik Indonesia.

"Kita sudah sampaikan kebijakan dari pemerintah pusat lewat Menteri Agama. Bahwa solat Idul Fitri diharapkan di masing-masing rumah, kemudian juga tidak ada anjangsana, tidak ada lagi namanya open house, semuanya nanti, sementara dilakukan di rumah masing-masing,"  papar Walikota Semarang, usai rapat Forkopimda, Kamis (21/05/2020) malam.

Sebelumnya, dalam upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 yang belum menunjukan tanda-tanda pengurangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang menghimbau umat Islam Kota Semarang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dan fatwa MUI serta Menteri Agama saat melakukan ibadah solat jumat, terawih dan idul fitri.

Saat ini menurut data tercatat pada Jumat (22/05/2020) pukul 12.00 WIB data positif corona ada 61 warga dari 81 pasien dalam pasien (PDP) dan orang dalam pengawasan (ODP) 191, dengan pasien sembuh sudah 251 orang,  untuk korban meninggal ada 37 orang.

Tausiyah MUI Kota Semarang

Mengantisipasi penyebaran virus ditengah pendemi Covid-19 ini MUI Kota Semarang sendiri sudah mengeluarkan Tausiyah Nomor: R-21/MUI-SMG/V/2020 pada awal Mei lalu, yang berisi tiga ketetapan. 
Yakni, yang pertama mengajak umat Islam Kota Semarang untuk sebantiasa tabah, sabar, tawakal dan berdoa untuk diberi kesalamatan dari covid. 

Kemudian di poin kedua, mengajak umat Islam Kota Semarang terutama takmir masjid, musola untuk mematuhi fatwa MUI Pusat dan MUI Kota Semarang tentang himbauan beribadah dirumah masing-masing dalam situasi pendemi Covid-19, serta himbauan dari ormas Islam: PCNU, PDM dan LDII Kota Semarang untuk ibadah Solat Jumat, terawih dan Idul Fitri di kediaman masing-masing dengan khusyu dan ikhlas.

Sementara di poin ketiga juga dijelaskan dalam rangka percepatan penangan Covid-19, maka bila takmir masjid dan musola maka tim dari Ormas Islam, pihak Kodim dan Polrestabes silaturahmi ke pengurus masjid atau musola untuk mengadakan klarifikasi. (faf-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment