Hendi: Penderita Covid-19 Miliki Peluang Sembuh

By Redaksi SS 11 Jun 2020, 20:28:55 WIB Semarangan
Hendi: Penderita Covid-19 Miliki Peluang Sembuh

Keterangan Gambar : laman info siaga corona kota semarang


Semarangsekarang.com (Balaikota) - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meyakini bahwa penderita Covid-19 lebih memiliki peluang besar untuk sembuh.

Keyakinan itu, diakui terlihat dalam angka kesembuhan penderita Covid 19 terkonfirmasi cukup tinggi mencapai 328 orang, separuh dari total penderita terkonfirmasi.

Ia menegaskan salah satu target penanganan Covid-19 di Ibu Kota Jawa Tengah saat ini, adalah mendeteksi penderita sebelum sakit. Dengan upaya tersebut, Wali Kota Semarang itu meyakini, penderita Covid-19 lebih memiliki peluang sembuh. 

Hendi menekankan, terkait lonjakan angka penderita Covid -19 di Kota Semarang beberapa hari terakhir, salah satunya dipengaruhi oleh upaya deteksi orang tanpa gejala yang dilakukan.

Hendi pun tak menampik kabar penambahan jumlah ASN Pemerintah Kota Semarang yang terkonfirmasi sebagai penderita Covid-19. 

"Hasil test swab gelombang 2 di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, ada sekitar 20 yang terkonfirmasi positif Covid-19, saat ini sedang menjalani karantina mandiri, juga karantina di Rumah Dinas serta Balai Diklat," terang Hendi. 

"Tapi ada beberapa kabar cukup menggembirakan, karena setelah dilakukan swab lagi, 5 pejabat struktural sudah dinyatakan negatif, dan lainnya ada 3 staf saya lihat juga sudah dinyatakan negatif," jelasnya.

Wali Kota Semarang  mengatakan jika semua ASN yang terkonfirmasi kondisinya sehat dan tidak memiliki keluhan, atau merupakan OTG (Orang Tanpa Gejala). 

"Jadi upaya ini dilakukan agar Covid-19 tidak baru terdeteksi saat kondisi yang bersangkutan sudah kritis. Pasien yang meninggal teridentifikasi saat sudah sulit bernafas, harus pakai ventilator, sehingga sebagian tidak tertolong," cerita Hendi. 

Idealnya, kata Hendi, seluruh warga Semarang harus di swab, tapi kita harus hitung ketersediaan alat, kemampuan SDM, serta kemampuan finansial yang ada, sehingga hari ini fokus sasarannya adalah masyarakat yang berada di titik keramaian.

Hendi mengatakan, dengan pola tes massal yang digencarkan Pemerintah Kota Semarang secara masif, penambahan angka penderita Covid-19 terkonfirmasi adalah hal yang wajar.

 "Sehingga nambah terus, nambah terus, nambah terus, ya nggak apa-apa. Karena hasil itu memang digunakan untuk melakukan pemetaan," kata Hendi. 

Kita kemudian dapat menentukan wilayah mana yang harus dikencangkan, wilayah mana yang harus disekat, siapa saja yang harus dikarantian, dan sebagainya," imbuhnya. (subagyo-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment