Hendi Sebut Anak Difabel Anak Spesial
Wisuda difabel di Semar Cakep

By Redaksi SS 03 Jul 2020, 19:10:36 WIB Ragam
Hendi Sebut Anak Difabel Anak Spesial

Keterangan Gambar : Walikota Semarang Hendrar Prihadi memberikan support dan semangat kepada wisudawan difabel. (foto: subagyo)


Semarangsekarang.com - Suasana senang, gembira dan bercampur haru sangat dirasakan oleh guru dan orang tua dari anak-anak difabel Semar Cakep dalam acara wisuda siswa difabel Semarcakep beberapa waktu lalu. 

Di ruang difabel Semar Cakep yang berada di kompleks kantor Kecamatan Semarang Barat. Upacara wisudapun terasa istimewa karena dihadiri langsung okeh Wali kota Semarang Hendrar Prihadi beserta istri, Tia Hendrar Prihadi.

Dalam sambutannya, Hendi sapaan akrab wali kota mengajak orangtua  menerima anak difabel sebagai anak yang spesial. 

“Anak-anak ini spesial. Saya yakin pasti ada hal-hal khusus yang mereka punya dan tidak dimiliki anak lain," ujar Hendi.

Lebih lanjut Hendi mengingatkan orang tua pada kewajiban mendidik anak-anak difabel agar bisa mandiri. 

“Untuk orang tua, mari kita menerima anak kita seutuhnya. Mereka adalah anak kita, tanggung jawab kita untuk membesarkan dan mendidik mereka agar menjadi orang-orang yang memiliki kelebihan dan bisa mandiri,” lanjut Hendi.

Secara pribadi, Hendi mengapresiasi Fita sebagai pengajar Rumah Difabel Semar Cakep dan berharap semua pihak bisa meneruskan semangat Fita. 

“Mbak Fita punya semangat yang luar biasa, kita doakan mudah-mudahan kita semua bisa meneruskan hal positif ini,” pungkasnya.

Pertama Kali

Sementara itu Fita, pengajar di Rumah difabel Semar Cakep merasa gembira. Pasalnya wisuda yang baru pertama kali diadakan di sekolah tersebut dihadiri langsung Wali kota Semarang, beserta Ibu Wali kota. 

Wisuda yang pertama kali digelar itu meluluskan 8 anak yang terdiri dari 5 anak difabel dan 3 anak non difabel. 

Rumah difabel Semar Cakep memiliki anggota 83 anak, dengan 45 anak sekolah aktif. Fita berharap wisuda Semar Cakep membuktikan anak-anak difabel yang mengalami kelumpuhan otak juga dapat mengikuti pelajaran. 

Setelah lulus dari sekolah di Semar Cakep anak-anak difabel dapat meneruskan ke jenjang sekolah berikutnya. Bahkan di antaranya dapat melanjutkan di sekolah umum. (subagyo-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment