Iriana Jokowi Sambangi Puskesmas Karangmalang
Sosialisasi deteksi dini kanker serviks

By Redaksi SS 04 Jan 2019, 14:07:05 WIB Semarangan
Iriana Jokowi Sambangi Puskesmas Karangmalang

Keterangan Gambar : Iriana, Ibu Negara saat menemui menyambangi para siswa sekolah dasar di Puskesmas Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jumat siang (4/1/2019). (dok: Humas Jateng


Semarangsekarang.com–Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengajak para perempuan Indonesia, khususnya yang sudah menikah tidak segan memeriksakan kesehatan. Termasuk, mendorong deteksi dini kanker serviks dengan IVA test.

“Tadi sudah diterangkan oleh ibu dokter tentang IVA test. Ibu-ibu kesini tidak dipaksa kan, tidak cemas to bu, semoga hasilnya baik semua. Ini juga untuk suami. Ibu sehat suami senang,” ujar Ibu Negara di sela tinjauan kegiatan IVA test dan sosialisasi deteksi dini kanker serviks di Puskesmas Karangmalang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jumat (4/1/2019).

Turut mendampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam kegiatan tersebut, Sekda Jateng Dr Ir Sri Puryono KS MP beserta istri Rini Sri Puryono, Ketua TP PKK Jateng Atikoh Ganjar Pranowo, Ketua TP PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi, serta ibu-ibu anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja).

Iriana meminta para perempuan tidak perlu takut atau khawatir melakukan deteksi dini kanker serviks lewat tes Inspeksi Visual Asetat (IVA). Sebab dengan menjalani IVA test, dapat mengetahui kondisi kesehatan organ kewanitaan sekaligus sebagai upaya mencegah kanker leher rahim sejak dini. Terlebih banyak warga yang belum mengetahui tentang IVA tes serta bahaya kanker serviks.

Salah satu peserta IVA tes, Bety (31 tahun) mengaku tidak takut mengikuti pemeriksaan dini kanker leher rahim di Puskesmas Karangmalang. Ibu satu anak itu ikut IVA test sebagai upaya pencegahan dini bahaya kanker serviks.

Warga Kelurahan Cangkiran tersebut tidak khawatir atau takut melakukan IVA test karena petugas kesehatan sudah sering melakukan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan keluarga, termasuk kesehatan organ kewanitaan dan kanker serviks, kanker payudara, dan lainnya.

“Saya ikut IVA test karena ingin sehat. Saya tidak takut karena sudah sering mendapat sosialisasi tentang bahaya kanker serviks dan pencegahannya. Saya takutnya kalau hasilnya positif terkena kanker. Tetapi kalau pun terkena kanker bisa dicegah karena diketahui sejak dini,” beber Bety.

Usai meninjau kegiatan IVA test di ruang pemeriksaan, Ibu Negara dan rombongan menyambangi para siswa sekolah dasar yang sedang mengikuti acara minum susu sapi bersama di bagian belakang Puskesmas.

Dalam kesempatan tersebut, perempuan kelahiran Surakarta, 55 tahun silam itu berbincang dengan anak-anak. Acara bersama pelajar sekolah dasar itu semakin meriah ketika Ibu Negara dan ibu-ibu OASE Kabinet Kerja membagikan bingkisan berisi perlengkapan sekolah seperti tas, buku, dan alat tulis.

“Anak-anak jangan lupa berdoa, jangan lupa belajar, dan olahraga. Pintar semuanya ya,” pintanya. (jatengprov.go.id/rls-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment