Jejak Pelukis Cilik dari Wonosobo
Risya Yasmine Nuranisa

By Redaksi SS 06 Mar 2018, 21:47:33 WIB Sahabat Kita
Jejak Pelukis Cilik dari Wonosobo

Keterangan Gambar : Risya saat sedang melukis (gambar kiri), Dua hasil lukisan dari Risya (gambar kanan).


Semarangsekarang.com--Tidak  selamanya buah jatuh, dekat dengan pohonnya. Acap kali, ada saja yang melanting, melebihi yang diperkirakan. Itulah kira-kira penggambaran yang bisa dialamatkan kepada  Risya Yasmine Nuranisa (10).

Meski kedua orangtuanya berprofesi sebagai dokter, tetapi anak bungsu dua bersaudara, ini memiliki cita-cita menjadi pelukis. Bahkan cinta dan ketekunan bocah kelahiran Wonosobo, 19 April 2007, ini  terhadap dunia lukis sudah terlihat sejak dini. Buktinya diusianya kini, Risya sudah menghasilkan puluhan lukisan beraliran ekspresionisme, yang dipajang di dinding-dinding rumahnya. 

Selain itu, siswa kelas SD Negeri 1 Wonosobo, ini juga mulai merambah gambar animasi, dan  mengambil berbagai karakter. Antara lain, komik Manga dan Anime dari Jepang. Bahkan karena gambarnya cenderung berseri dan memiliki kisah, akhirnya didorong untuk membuat cerita bergambar dengan narasi yang simple. 

Tak puas dengan kemampuannya, itu akhir-akhir ini Risya gemar membuat lukisan batik. Lukisan design, batik itu bahkan sudah digunakan Untuk membantu ibunya, dalam merancang  motif batik. Design batik yang dibuat Risya umumnya dalam bentuk  batik animasi anak  ataupun kearifan lokal Wonosobo. Kini di bawah bimbingan Khosingin, guru lukisnya, Risya terus mengasah kemampuan untuk memperhalus goresan kuasnya. 

Risya sendiri mengenai dunia lukis sejak duduk di bangku taman kanak-kanak, di SC Klub. Selain melukis, saat itu Risya juga diajarkan menyanyi, menari dan musik. 

Saat masuk sekolah dasar, minat Risya terhadap lukis tampak lebih dominan dibanding tari dan musik. Ia mulai asik dengan menggambar, khususnya animasi.  

Kemampuan tersebut makin terasah karena baik  Mohamad Riyatno sang ayah maupun Lilis Handayani Ujiati ibunya mendukung kesenangan sang anak dalam melukis. Mereka juga memberikan fasilitas, baik mendatangkan guru, maupun alat-alat yang dibutuhkan tubuhkan. 

Dalam waktu, Risya berencana akan membuat pameran tunggal sekaligus  menerbitkan komik. Kita doakan semoga rencana itu terwujud, dan Risaya  menjadi anak yang solehah, berguna bagi masyarakat, seperti doa sang ibu setelah menjalankan shalatnya, amin. (mbd-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment