Karoseri Laksana Terapkan Kursi Standar Uni Eropa

By Redaksi SS 11 Jul 2019, 19:29:41 WIB Ragam
Karoseri Laksana Terapkan Kursi Standar Uni Eropa

Keterangan Gambar : Salah satu kursi penumpang bus produk Karoseri Laksana, yang menerapkan uji standar UN ECE-R80 yang diyakini lebih safety. (foto: zykka)



Semarangsekarang.com - Karoseri Laksana Bus yang terletak di Ungaran, Kabupaten Semarang menciptakan model kursi penumpang untuk moda transportas Bus yang memiliki tingkat keselamatan sesuai dengan standar Uni Eropa.

Direktur Teknik Laksana Stefan Arman mengatakan,  standar UN ECE-R8O ”Seat and Anchorage Strength Test” merupakan standar pengujian kendaraan yang berlaku di negara yang tergabung dalam Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE).
 
Setelah tahun lalu, Laksana  berhasil menerapkan uji guling, kini Laksana menerapkan standar untuk menguji kekuatan dari kursi dan dudukan kursi untuk kendaraan penumpang.

“Penerapan Uji R80 ini sejalan dengan misi Laksana untuk menciptakan sebuah kendaraan bus yang memiliki tingkat keamanan bertaraf dunia. Oleh karena itu sebagai bukti keseriusan komitmen Laksana akan safety dari setiap produk bus yang dihasilkan, hari in  kami secara resmi memperkenaikan uji R80 di Laksana," jelas Stefan dalam jumpa persnya di kantor Laksana di Jalan Raya Ungaran Km 24,9 Ungaran Kabupaten Semarang, Kamis (11/7/2019).
 
Hadir pada kesempatan ini Pejabat Dinas Perhubungan Propinsi,. Dishub Salatiga, Dishub Kabupaten Semarang, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan vendor pabrikan.

Menurut Stefan, penerapan standar uji UN ECE R80 ini adalah bentuk komitmen Laksana sebagai produsen sarana transportasi massal untuk terus meningkatkan aspek keselamatan pada kendaraan bus. Kedepannya akan terus berinovasi dan berkolaborasi dengan stakeholder industri transportasi darat untuk terus melakukan pengembangan produk bus yang memprioritaskan safety para penumpang.

"Kami terus meningkatkan standar keamanan produk kami dengan menerapkan standar safety tingkat dunia pada setiap bus yang kami produksi. Dan pada tahun ini kami melakukan implementasi standard uji keselamatan UN ECE R80 pada kekuatan kursi serta kekuatan dari kursi tersebut terpasang pada struktur bus”, kata Stefan Arman.

Stefan menjelaskan, faktor safety pada sarana transportasi massal merupakan salah satu hal yang paling utama untuk diterapkan yang salah satunya adalah faktor kekuatan kursi penumpang serta kekuatan kursi tersebut terpasang pada struktur bus. 

“Dengan melihat beberapa kasus kecelakaan angkutan massal bus seperti yang terjadi pada kecelakaan bus di Cikidang, Sukabumi dan Cisarua, Puncak, Bogor di mana kursi kursi penumpang pada kecelakaan tersebut hampir semua terlepas saat terjadi kecelakaan sehingga mengakibatkan banyaknya korban luka maupun meninggal, menunjukkan bahwa faktor kekuatan dari kursi serta dudukan kursi untuk kendaraan penumpang juga memegang peranan yang sangat penting dalam menjamin keselamatan serta kenyamananan para penumpang selama menggunakan transportasi massal,“ papar Stefan. (zykka-SS)j




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment