Ketua KOBI Apresiasi LAC 2019 di Semarang

By Redaksi SS 02 Des 2019, 08:19:29 WIB Olahraga
Ketua KOBI Apresiasi LAC 2019 di Semarang

Keterangan Gambar : Ketua Panitia Lindu Aji Championship (LAC) 2019 Wijaya Dahlan bersama, Ketua Yayasan Lindu Aji Freddy Gondosumarto, Ketua KOBI Ardi Bakri , Presiden Lindu AJi Institut Kukrit Suryowicaksono saat menyaksikan pertandingan LAC yang berlangsung di GOR Sahabat Semarang, Minggu (1/12/2019) malam (foto: zykka)



Semarangsekarang.com- Ketua Umum Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) Ardiansah Bakrie mengapresiasi kemeriahan penyelenggaran ajang tinju bebas yang digelar oleh Lindu Aji Championship (LAC) XVI 2019 yang berlangsung di GOR Sahabat Semarang, Minggu (1/12/2019) malam.
 
Menurut Ardi Bakrie, para atlet yang bertanding di sini bisa nantinya bisa di bawah nauangan KOBI di Indonesia karena potensi atlet bela diri khususnya Kick Boxing di Jateng cukup baik, terbukti dengan banyaknya sasana-sasana bela diri kick Boxing dan mengikuti ajang one pride di Jakarta seperti Rambo Muaythai dan Lindu Aji.

“Tentu saja kami berterima kasih kepada sasana-sasana itu sehingga kami berharap akan meningkatkan kualitas dari atlet melalui ajang olahraga Lindu Aji Championship,” kata Ardi kepada awak media di sela-sela pertandingan.

Ardi mengatakan, nantinya KOBI akan membentuk kepengurusan di daerah-daerah agar bisa membantu organisasi dalam membentuk atlet di seluruh Indonesia .  

Terkait pelaksanaan one pride di Jateng, Ardi mengakui bahwa pihak penyelenggara sudah memberitahu kepada dirinya tentang rencana digelarnya one pride di Jateng pada awal bulan tahun 2020 besok.

“Memang bukan salah satu event inti dari one pride, tetapi nantinya akan ada penyaringan-penyaringan bagi atlet-atlet one pride dari Jawa Tengah” kata Ardi.
 Naikkan Level LAC 

Sementara itu, Presiden Lindu Aji Institute, Kukrit Suryo Wicaksono mengatakan,  LAC ini mendapat perhatian khusus dari Ardiansyah Bakrie terbukti dengan kesedianya untuk hadir menyaksikan event LAC yang ke 16.

''Tidak mudah membuat Mas Ardiansyah Bakrie datang ke sebuah ajang. Beliau sudah melihat kualitas bela diri yang ada di Jateng khususnya Lindu Aji, sehingga dia berkenan datang langsung ke sini,'' kata Kukrit kepada awak media.

Kukrit mengatakan, saat berbincang dengannya sebelum kegiatan dibuka, Ardi ingin menaikkan kelas LAC dari tingkat nasional ke kelas internasional ke depan karena hal ini tidak lepas karena konsistensi Lindu Aji di bawah pimpinan Ikhwan Ubaidillah yang menggelar secara konsisten turnamen ini selama 16 tahun berturut-turur.

Ketua Pembina Ormas dan Yayasan Lindu Aji, Ikhwan Ubaidillah berterima kasih kepada segala pihak yang mendukung dan menyukseskan gelaran ini.

Menurut Ikhwan,  LAC ini akan jadi tempat berlaga petarung elit dari sasana yang tersebar di seluruh Indonesia. Ajang ini sudah memasuki tahun ke-16. 

“Kami senantiasa perbaiki wasit pertandingan agar lebih profesional. Atlet diseleksi ketat dan menciptakam euforia petarung dengan unsur sport entertainment,'' kata Ikhwan.

Ketua Panitia LAC 2019 , Wijaya Dahlan mengatakan, event ini mempertandingkan 40 petarung eksibishi dan delapan petarung  dari sembilan provinsi, 19 kota kabupaten, dan 37 sasana di Indonesia dengan Total hadiah yang diperebutkan yakni Rp 200 juta. (zykka-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment