Kunjungan Parlemen ke Palu Tanpa Muatan Politis
Murni sebagai kepedulian kepada korban gempa dan tsunami

By Redaksi SS 04 Okt 2018, 09:45:41 WIB Nasional
Kunjungan Parlemen ke Palu Tanpa Muatan Politis

Keterangan Gambar : Dari kanan kekiri: Bambang Soesatyo (Ketua DPR RI), Zulkifli Hasan (Ketua MPR RI), Oesman Sapta Odang (Ketua DPD RI) dan Fadli Zon (Wakil MPR RI), saat baru tiba di bandara Mutiara Sis Al Jufri Kota Palu, Rabu (03/10/2018). Kunjungan mereka ke lokasi korban bencana adalah sebagai bentuk kepedulian dan tidak ada muatan politis apapun.


Semarangsekarang.com--Kedatangan pimpinan parlemen RI, Ketua MPR, Ketua DPR dan Ketua DPD serta wakil pimpinan MPR ke daerah-daerah korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah, pada Rabu (03/10/2018), semata-mata untuk melihat langsung penderitaan warga sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan, dan dipastikan tak ada muatan politis apapun.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPD, Oesman Sapta Odang (OSO), saat kunjungan dirinya bersama dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Ketua DPR Bambang Soesatyo untuk berbagi rasa di Kota Palu. "Untuk memberi semangat pada masyarakat di sini," ujarnya.

Oesman juga menambahkan bahwa pimpinan parlemen juga memberi bantuan kepada korban bencana alam sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Bantuan yang diberikan disebut seperti tenda, selimut, susu, popok, makanan, dan minuman. Serta uang tunai dan bantuan itu langsung diserahkan pada yang berhak melalui perwakilannya.

Dirinya menegaskan kembali bahwa apa yang dilakukan itu tak ada nuansa politiknya. Yang kita bawa adalah nilai-nilai kemanusiaan.. Nilai kemanusiaan yang dimaksud adalah persaudaraan dan kekeluargaan sehingga pimpinan parlemen merasa trenyuh saat melihat korban bencana. "Kita merasakan pedih dan ngilu", tuturnya singkat.

Diharapkan bila ada korban yang masih bisa ditolong harus ditolong. Bila ada korban yang meninggal, kalau jasadnya bisa digali, harus digali. Diakui memang ada lokasi-lokasi gempa yang susah bahkan tidak bisa dijangkau karena misalnya, jalan ambles. Meski demikian dirinya memuji kinerja Basarnas dan tim lain telah bekerja maksimal. 

Apa yang dikatakan oleh Oesman Sapta dibenarkan oleh Bambang Soesatyo. Menurutnya, pimpinan parlemen ke Palu untuk melihat secara langsung apa yang terjadi di lapangan. "Juga memastikan bantuan benar-benar tersalurkan dengan baik dan benar kepada yang berhak", tuturnya.

Setelah melihat apa yang terjadi, dirinya mendorong kepada pemerintah agar meningkatkan skala penanggulangan gempa. "Skalanya perlu ditingkatkan", tegas Bambang. Soal bantuan dari luar negeri, Bambang tak menolaknya asal sesuai kebutuhan, misalnya obat-obatan dan alat transportasi.

 "DPR pun mengiyakan berapapun bantuan yang dibutuhkan oleh pemerintah untuk bencana", ungkapnya.

Diingatkan, pemerintah jangan hanya fokus pada penanggulangan bencana. Dirinya ingin pencegahan juga dilakukan. Ia mendengar banyak alat pendeteksi tsunami hilang, rusak, dan tak berfungsi. "Ini perlu dievaluasi," tegasnya.

Jangan saling menyalahkan

Dalam kesempatan itu, Zulkifli Hasan mengajak kepada semua untuk bersatu membantu korban gempa dan tsunami. Perlunya rasa saling mengasihi. Dirinya mendukung pemerintah, TNI, Polri, Basarnas, BNPB, dan pihak lain yang terlibat penanggulangan bencana. Dalam masa berduka ini diharapkan kita jangan saling menyalahkan.

"Kita harus bersatu padu untuk meringankan beban saudara kita. Yang bisa membantu tenaga silahkan, yang bisa bantu doa silahkan, yang bantu dana juga silahkan, paling penting adalah saling mendukung," papar Ketua MPR RI tersebut.

Kehadiran pimpinan parlemen ini diharapkan oleh Zulkifli Hasan mampu meringankan beban korban gempa dan tsunami, serta bisa memberi dorongan moril dan semangat. 

Diakui dalam masa penanggulangan masih ada kekurangan di sana sini meski demikian Zulkifli Hasan memaklumi. Penanggulangan yang terjadi masih dalam masa darurat. Setelah itu menurutnya baru proses rehabilitasi. "Jangan saling mengkritik, mudah-mudahan semua teratasi," harap Zulkifli Hasan. 

Ia sendiri yakin masalah korban gempa dan tsunami bisa teratasi sebab Presiden sudah dua kali ke lokasi bencana. "Kita apresiasi beliau datang ke Palu sudah dua kali," ujarnya. (mbd-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment