Mendagri Apresiasi Kinerja Jajaran Bawaslu
Juga sampaikan rasa duka kepada petugas yang meninggal dunia

By Redaksi SS 22 Apr 2019, 09:39:18 WIB Nasional
Mendagri Apresiasi Kinerja Jajaran Bawaslu

Keterangan Gambar : Mendagri Tjahjo Kumolo bersama Kapolri Tito Karnavian dan Ketua Bawaslu Abhan


 

Semarangsekarang.com (Jakarta) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dan apresiasi tinggi terhadap jajaran Pengawas Pemulihan sakit, tindak kekerasan, kecelakaan, dan perbaikan dunia dalam mengemban tugas pengawasan untuk menyukseskan Pemilu Serentak 2019.

"Kami menyampaikan rasa duka cita berhasil dan mengapresiasi pengabdian mulia dari jajaran Pengawas Pemilu yang menggantikan sakit, tindak kekerasan, kecelakaan, dan berlalu dunia di berbagai tempat, kami juga turut mendoakan petugas dari jajaran Pengawas Pemilu yang sedang sakit, sedang berusaha keras dan sedang mencari bantuan" dan dikembalikan seperti sedia kala, dan yang meninggal dunia semoga diterima amal baktinya dan berhak tempat mulia di hadapan Allah Yang Maha Kuasa "kata Tjahjo.

Tjahjo menyetujui, pekerjaan sebagai pengawas Pemilu sangat berat, berisiko tinggi, dan menguras tenaga. Oleh karena itu, ia memberikan apresiasi yang tinggi untuk seluruh jajaran pengawas Pemilu.

"Keluarga besar Kemendagri dan BNPP memberikan apresiasi setinggi-apresiasi untuk jajaran Pengawas Pemilu yang telah berjuang untuk menyukseskan agenda besar nasional Pemilu Serentak 2019 yang Luber dan Jurdil, kami tahu ini adalah pekerjaan yang tak mudah," ujar Tjahjo.

Sampai saat ini jajaran Pengawas Pemulihan yang rusak / terhenti / rusak dan meninggal dunia pada saat tugas pengawasan disetujui sebagai berikut.

Pengajaran Pemilu yang Mengganti Sakit dan Mengganti Rawat inapembela 85 Orang didistribusikan di 21 Provinsi dan 43 Kabupaten/Kota. Sementara yang jalani rawat jalan tersebar 137 orang tersebar di 20 Provinsi dan 52 Kabupaten/Kota.

Kemudian jajaran Pengawas Pemilu yang diperbarui harus dikembalikan 15 orang yang didistribusikan di 11 Provinsi dan 14 Kabupaten/Kota. Dan jajaran Pengawas Pemilu yang dikeluarkan pada saat dipindahkan 74 orang yang tersebar di 20 Provinsi dan 47 Kabupaten/Kota.

Data untuk jajaran Pengawas Pemilu yang lulus dunia 14 orang yang didistribusikan di 5 Provinsi dan 11 Kabupaten/Kota.

Tugas yang diemban oleh jajaran Pengawas Pemilu sangat penting dalam mengawal kualitas penyelenggaraan Pemilu dengan rela berkorban dan bekerja tanpa lelah karena kecintaannya pada bangsa dan negara. 

"Para jawas Pengawas Pemilu, baik yang memutuskan sakit, mengikuti perjuangan, gagal dalam tugas, dan mati dunia adalah pejuang demokrasi. Khusus untuk jajaran Pengawas Pemilu yang meninggal dunia adalah para pahlawan bangsa dan negara yang ikut serta dengan semangat dan cinta tanah, rela berkorban Bagi tegaknya demokrasi semoga Amal baktinya akan diberikan Tuhan yang terbaik disisi Allah SWT Tuhan Yang Kuasa ", pungkas Tjahjo. (mnr-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment