Mendagri Kutuk Pembunuhan Pekerja di Nduga Papua

By Redaksi SS 05 Des 2018, 13:09:07 WIB Nasional
Mendagri Kutuk Pembunuhan Pekerja di Nduga Papua

Keterangan Gambar : Tjahjo Kumolo, Menteri Dalam Negeri Repubilk Indonesia


Semarangsekarang.com–Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengutuk keras terhadap aksi pembunuhan terhadap pekerja dari PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan, tindakan yang dilakukan terhadap para pekerja tersebut sangat tidak manusiawi dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

“Terhadap aksi yang tidak manusiawi ini, tidak bisa dibiarkan harus ditindak dengan tegas, tanpa kompromi,” tegas Tjahjo Kumolo, Rabu (5/12/2018). 

Tjahjo menegaskan bahwa dengan adanya peristiwa ini proses pembangunan di Papua harus tetap terus berjalan. Dan mengajak masyarakat Papua untuk bersama-sama mengutuk keras kelompok kriminal yang  sengaja separatis dan kriminal mengganggu jalannya pembangunan di di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

“Jajaran Pemerintah Daerah Provinsi Papua, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Papua  dan masyarakat Papua agar bersatu membangun Papua serta menolak segala propaganda kelompok bersenjata yang ganggu pembangunan Papua,” kata Tjahjo.

Akibat dari tindakan tersebut, berujung terhambat pelayanan publik dalam rangka pemenuhan ekonomis sosial dan budaya masyarakat di Distrik Yall dan lainnya di Kabupaten Nduga. "Karena para pekerja itu sedang mengerjakan jalan dan jembatan yang sangat penting untuk mobilisasi dan menjawab kebutuhan warga di Nduga,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 31 pekerja proyek jalan Trans Papua yang sedang bekerja membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, diduga dibunuh kelompok bersenjata. Pembunuhan terjadi pada Minggu malam, 2 Desember 2018. (mnr-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment