Mendagri: Masyarakat Perlu Makan Minum
Penjelasan Mendagri tentang penjarahan pasca gempa di Palu

By Redaksi SS 30 Sep 2018, 14:10:21 WIB Nasional
Mendagri: Masyarakat Perlu Makan Minum

Keterangan Gambar : Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo


Semarangsekarang.com--Diberitakan bahwa ada penjarahan di sekitar bandara pasca gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pun angkat bicara, menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya. Tjahjo saat ini ada di Palu. Dan saat kejadian, sedang ada di sekitar bandara.

Menurut Tjahjo kondisi bandara memang berantakan. Ada beberapa bangunan yang merupakan fasilitas bandara runtuh karena gempa. Saat ini, listrik juga mati. Bandara juga tidak ada yang tunggu. Tidak hanya itu, halaman bandara juga difungsikan untuk menampung pengungsi.

"Ya memang ada toko di bandara yang rusak akibat gempa makanan minuman berhamburan kemudian itu  diambil masyarakat jadi  bukan penjarahan," kata Mendagri Tjahjo Kumolo, Minggu (30/9/2018) 

Tjahjo yang saat itu tengah ada di bandara, melihat langsung kejadian itu. Ia akui, halaman bandara memang penjagaan masih minim. " Itu yang saya tahu. Tidak begitu beritanya" katanya.

Tjahjo menceritakan, saat ia meninjau kondisi masyarakat korban bencana yang sedang dirawat di rumah sakit. Saat ini bantuan yang diperlukan segera adalah makanan dan minuman. Sebab semua toko tutup. Banyak yang  rusak dan runtuh. Tidak hanya itu, aliran listrik juga mati. Sempat digelar rapat dengan pihak Pemda setempat. Ia telah menginstruksikan beberapa hal pada Pemda. 

"Dalam rapat saya minta Pemda fasilitasi untuk membeli minuman dan makanan di toko yang jual. Dan prioritas  berikan dulu ke pengungsi dan yang di rawat dirumah sakit, cari yang punya toko dibeli dulu dan saya minta pengawalan Satpol-PP dan Polri kemudian bagikan makanan tersebut," tandasnya.

Saat ini darurat listrik kata Tjahjo. Dan  bantuan baru masuk malam nanti dari daerah tetangga. " Kondisi memang darurat, makanan dan bantuan minuman belum masuk. Toko tutup, ya bantu masyarakat yang perlu makan minum," kata Tjahjo.

Tjahjo juga mengaku telah meminta langsung ke Gubernur Sulteng untuk membeli minuman dari toko yang tutup. Ia juga ikut gotong royong menyumbang dana untuk membeli makanan dan minuman. " Ya kita gotong royong, saya juga ikut bantu beli juga (makanan dan minuman), " katanya.

Instruksi Tanggap Darurat Palu dan Donggala

Sebelumnya Mendagri Tjahjo Kumola juga telah menyampaikan dua instruksi yang berkaitan dengan tanggap darurat bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala.

Ia menegaskan bahwa dirinya menyampaikan dua instruksi, yaitu: " pertama saya menginstruksikan kepada seluruh pemintah daerah sekitar daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Mamuju dan sekitarnya  agar segera mengirim bantuan peralatan dan logistik,  tenaga medis, bahan makanan, obat - obatan, ambulance, pakaian, tenda dan lain sebagainya  yang dibutuhkan dalam keadaan darurat. Selain itu, pemerintah daerah mengerahkan  Satpol PP dan Damkar untuk ikut cepat  menolong korban", kata Tjahjo.

Tjahjo menambahkan instruksinya yang kedua yaitu " Saya Memerintahkan kepada Walikota Palu dan Bupati  Donggal untuk segera segera mengeluarkan  Surat Keputusan tentang Pernyataaan keadaan darurat bencana, supaya pemerintah daerah punya payung hukum untuk menggunakan sumber pembiayaan APBN. Selain itu, untuk penanganan cepatnya harus dibantu segera dalam bentuk barang, peralatan dan sarana - prasarana lainnya yang dapat dimobilisasi segera. (mnr/faf-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment