Menpora: Pemerintah Dukung Penuh MotoGP 2021
Rencana kawasan Mandalika NTB menjadi tuan rumah MotoGP

By Redaksi SS 12 Mar 2019, 09:41:11 WIB Olahraga
Menpora: Pemerintah Dukung Penuh MotoGP 2021

Keterangan Gambar : Menpora Imam Nahrawi (paling kiri) mendampingi Presiden Jokowi menerima CEO Dorna dan Dirut ITDC, serta pembalap nasional, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Senin (11/3/2019) sore. (dok: Humas)Seskab)


Semarangsekarang.com (Kemepora) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi mengemukakan, pemerintah betul-betul telah mengupayakan sebuah sejarah, lahirnya sebuah sejarah MotoGP di Indonesia, dan ini betul-betul telah diupayakan secara maksimal oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai pengelola dari kawasan Mandalika.

“Sekarang pihak Dorna Sport SL, Carmelo Ezpeleta betul-betul mendapat kepastian secara langsung dari Bapak Presiden bahwa pemerintah akan mendukung penuh persiapan baik infrastruktur, penyelenggaraan maupun prestasi sendiri,” kata Menpora kepada wartawan usai mendampingi Presiden menerima menemui ITDC dan Dorna di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3/2019) sore.

Menpora menilai, ini adalah kabar gembira bagi seluruh penggemar Moto GP di Indonesia bahwa kita akan menjadi tuan rumah nanti di Moto GP Mandalika. Diakui Menpora, tentu banyak pertanyaan kenapa tidak di tempat lain yang dulu pernah jadi isu. Yang penting, menurut Menpora, sekarang Indonesia sudah memperoleh kepastian bahwa itu akan diselenggakan tahun 2021 nanti di kawasan Mandalika.

Komitmen Pemerintah 

Dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi)  itu, Menpora Imam Nahrawi menjelaskan, bagaimana komitmen pemerintah nanti membantu ITDC karena ini bukan semata-mata kita menjadi penyelenggara yang baik, tetapi harus punya dampak yang lebih luas lagi bagi sektor ekonomi pariwisata maupun sektor prestasi olahraga.

Selain itu, juga disampaikan dari sisi pemenuhan infrastruktur seperti yang disampaikan oleh Presiden agar ada jalan tembus dari Bandara ke Mandalika, kemudian perpanjangan runway di bandara,  juga soal pelabuhan karena nanti yang datang minimal 100 ribu orang tentu Lombok belum memungkinkan untuk ketersediaan kamar hotel, tetap dibutuhkan pelabuhan yang bisa akses langsung cepat ke Bali.

“Di Bali tentu dari sisi ketersediaan hotel itu pasti lebih banyak lagi. Jadi, itu 3 hal selebihnya ITDC tadi diminta koordinasi dengan Kementerian Pariwisata agar beberapa kewajiban-kewajiban sebelum dilaksanakannya 2021 itu bisa terpenuhi dengan baik,” terang Menpora.

Mengenai prestasi atlet MotoGP Indonesia, Menpora Imam Nahrawi menyampaikan, sekarang di moto 2 kita upgrade lagi supaya bisa naik lagi. “Yang pasti Dimas itu berasal dari NTB, dari Lombok. Maka Dimas akan menjadi atlet pertama kita nanti yang tanding di Mandalika dan pulang ke rumahnya, jadi tanding di rumahnya,” pungkasnya. (Kemenpora/mbd-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment