Ojo Wedi Kanker Payudara
Bulan Kewaspadaan Kanker Payudara

By Redaksi SS 27 Okt 2019, 16:30:30 WIB Semarangan
Ojo Wedi Kanker Payudara

Keterangan Gambar : Kampanye  dan senam Peduli Kanker dalam rangka Bulan kewaspadaan kanker payudara yang berlangsung di Car Free Day di kawasan Simpang lima Semarang, Minggu (27/10/2019). (foto: zykka)


Semarangsekarang.com - Kanker payudara, mendengar namanya membuat  perempuan membayangkan hal yang buruk dan cukup menakutkan. Namun sekarang masyarakat tidak perlu lagi takut karena pemerintah sekarang ini akan membantu untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

Seperti disampaikan oleh Wakil walikota Semarang Heverita Gunaryanti Rahayu usai mengikuti kampanye  dan senam Peduli Kanker dalam rangka Bulan kewaspadaan kanker payudara yang berlangsung di Car Free Day di kawasan Simpang lima Semarang, Minggu (27/10/2019).
Kegiatan kali ini diselenggarakan oleh Perhimpunan Bedah Onkologi Indonesia diikuti oleh puluhan survivor kanker, masyarakat peduli kanker, dan paramedis.

Menurut Ita, sapaan akrab Heverita, penyakit Kanker payudara adalah penyakit nomor satu terbanyak di kota Semarang setelah kanker leher rahim. Penyakit ini pada umumnya diderita oleh perempuan yang sudah beranjak dewasa sehingga perlu sosialisasi dan kampanye untuk menyadarkan bahanya penyakit tersebut.

“Perlu menyadarkan kaum perempuan tentang penyakit kanker payudara sehingga perlu di jaga pola makan, hendaknya konsumsi makanan yang bergizi, rajin memeriksakan payudara secara sendiri,” kata Ita kepada masyarakat yang ada di Simpanglima.

Selain faktor makanan, timbulnya penyakit itu bisa disebabkan oleh dari hormon dan genetika, sehingga masyarakat perlu tahu agar bisa mencegah penyakit yang di derita oleh wanita.

Ita berharap, dengan tingginya para penderita penyakit kanker payudara, masyarakat khususnya perempuan untuk lebih memperhatikan bagian tubuhnya terutama payudara sehingga harus tahu adakah potensi penyakit kanker dengan cara  pemeriksaan dari kita sendiri atau yang dikenal dengan SARARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri).

“Bila ada indikasi kanker, perempuan tidak perlu takut, cepat dilakukan pengobatan agar segera di tangani,” pesan wakil walikota ini

Panitia Penyelenggara Senam Peduli Kanker Dr William Pandeirot SpB  (K) Onk mengatakan, acara yang digelar Perhimpunan Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI) ini merupakan bentuk kepedulian kepada para penderita kanker payudara di kota Semarang.

Menurut William, kampanye dan sosialisasi itu dalam bentuk Senam peduli kanker payudara dalam rangka memperingati kewaspadaan kanker payudara diikuti oleh ratusan orang.

“Tujuan dari kegiatan ini agar masyarakat tidak perlu takut bila menderita penyakit kanker, karena rumah sakit di Semarang sudah tersedia sarana dan prasarana untuk membantu menyembuhkan penyakit tersebut,” ungkap William.


William mengatakan, untuk saat ini, kasus kanker yang ada, pemerintah sudah membantu, karena sekarang ini, ada masyarakat yang ketakutan untuk berobat

“Ojo wedi, jangan takut, bila ada benjolan segera periksakan ke rumah sakit karena tidak semua benjolan adalah kanker,” tandas William. (zykka-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment