Pasar Ikan Hias Kenari Semarang Tak Pernah Sepi
Pembelinya juga dari mancanegara

By Redaksi SS 10 Jun 2020, 18:58:35 WIB Semarangan
Pasar Ikan Hias Kenari Semarang Tak Pernah Sepi

Keterangan Gambar : Salahsatu sudut pasar ikan hias Kenari Kota Semarang, yang tak hanya diminati penggemar ikan hias lokal saja, namun juga didatangi pembeli dari mancanegara. (foto: subagyo)


Semarangsekarang.com - Pasar Ikan Hias Kenari yang berlokasi di Jalan KH Agus Salim, Semarang Tengah nyaris tak pernah sepi pengunjung, terutama dari kalangan penggemar ikan hias, yang tak hanya berasal dari wa rga Kota Semarang saja. Namun juga jadi tempat tujuan pemburu ikan hias dari luar kota, bahkan tak jarang para turis asing juga terlihat ada di pasar ini.
 
Meskipun hanya terletak di sebuah gang atau mungkin lokasi disebut sebagai lorong kampung tak lantas membuat tempat ini sepi, bahkan sebaliknya, hampir setiap saat banyak terlihat transaksi jual beli ikan hias antara pedagang dengan konsumennya. Seolah denyut perekonomian di pasar hias tertua di kota Semarang ini tak pernah berhenti.
 
Menurut Willy, salah satu pemilik lapak kio s ikan hias Kenari Willy Fish Aquarium mengaku sudah ada ditempat ini sudah puluhan tahu n dan mengaku disinilah tempat paling tepat. Apalagi nama pasar ikan Kenari sudah cukup mengantero.
 
"Saya sudah puluhan menjadi pedagang ikan hias di Pasar Ikan Hias Kenari. Dulu, sebelum di lokasi Jalan Kenari, pedagang ikan hias menempati di pinggir Jalan KH Agus Salim di kelurahan Purwodinatan," ucapnya, Rabu (10/06/2020).
 
Apalagi pasar ikan hias Kenari saat ini jauh lebih bersih dan tertata dengan baik setelah oleh pemerintah Kota Semarang dilakukan pemugaran. Demikian disampaikan Willy, yang mengaku baru saja kembali menempati kiosnya yang terlihat lebih bagus dan membuat rasa nyaman bagi penjual dan pembelinya. Bahkan kini layak jadi tempat wisata alternatif di Semarang.
 
"Pasar Ikan Hias Kenari ini, tidak beda dengan objek wisata yang menjadi incaran untuk refreshing bagi penggemar ikan hias," kata Willy lagi.
 
 
Mengingat, mereka yang datang di Pasar Ikan Hias Kenari tidak hanya warga lokal Semarang saja, dan warga Kendal, Pekalongan, Ungaran, Salatiga, Kudus, tetapi juga penggemar ikan hias dari mancanegara.
 
Menurut Willy, lokasi Pasar Ikan Hias di kawasan Kota Lama sangat strategis. Banyak wisatawan mancanegara dari dari Belanda, Inggris, India dan negara lain, usai berputar-putar di Kota Lama menyempatkan untuk melihat Pasar Ikan Hias Kenari yang menyajikan berbagai macam ikan hias air tawar. Bahkan tak jarang para turis ini juga membeli.
 
"Kami juga siap mengirim pesanan turis ke negaranya," ucapnya.
 
Ikan hias di tempatnya, kata juga datang dari Bali, Surabaya dan kota - kota besar lainnya.
 
Jenis ikan yang.menempati harga mahal yakni ikan Arwana Super Red yang harganya buda bisa sampai Rp 5-6 juta. Kemudian lauhan yang dulu sempat terpuruk harganya  kini banyak kembali dicari.
Lauhan dengan kepala ada nonongnya mencapai Rp 4-5 juta. Selain itu lobster air tawar bisa dikisaran  Rp 150 ribu. Selain lobster ada ikan Tomang, lele Amazon dan lain-lain yang bisa dijadikan klangenan.(subagyo-SS)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment