Pedagang MAJT, Berharap 2021 Balik ke Pasar Johar

By Redaksi SS 27 Jul 2020, 13:13:40 WIB Semarangan
Pedagang MAJT, Berharap 2021 Balik ke Pasar Johar

Keterangan Gambar : Bangunan Kanjengan Johar Semarang. Kelanjutan pembangunan Pasar Kanjengan saat ini masih dalam proses lelang. (foto: subagyo)


Semarangsekarang.com - Anggota DPRD Kota Semarang berharap pembangunan di kawasan Pasar Johar segera selesai dan para pedagang  yang saat ini masih berada di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah, bisa segera kembali lagi di kawasan Pasar Johar.

"Harapan kami, memang begitu. Pembangunan di kawasan Pasar Johar segera selesai dan para pedagang diharapkan bisa kembali aktif mencari rezeki di Pasar Johar lagi," kata  Ketua Komisi B DPRD kota Semarang Joko Susilo dengan penuh harap,'' Senin (27/07/2020).

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, pembangunan di kawasan Pasar Johar sudah menjadi planning Pemkot Semarang yang dibangun secara multiyears dan dananya dari pemerintah kota, provinsi dan pusat.

Tetapi, sambung Joko Susilo, pembangunan kawasan Pasar Johar yang sudah menjadi planning, ternyata diterpa wabah virus corona yang telah menjadi pandemi.

Joko Susilo berharap agar pandemi virus corana atau covid 19 bukan menjadi halangan untuk meneruskan pembangunan kawasan Pasar Johar yang sudah menjadi ikonnya kota Semarang.

"Saat ini, kelanjutan pembangun Pasar Kanjengan masih dalam proses lelang yang diselenggarakan oleh kementerian PUPR. Pasar Kanjengan masih dalam proses lelang," kata Joko Susilo.

Joko Susilo berharap pembangunan Pasar Johar dan Kanjengan agar cepat selesai sehingga, tahun 2021 mendatang sesuai rencana, para pedagang sudah bisa kembali lagi mencari rezeki bersama-sama di kawadan Pasar Johar.

"Kami juga berharap, para pedagang yang menghendaki kembali pindah di Pasar Johar bisa secara bersama-sama dan nantinya diharapkan tidak ada gejolak.

Terpisah, Ketua Persatuan Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) Kota Semarang H Soewanto berharap pemindahan pedagang dari kawasan MAJT ke Pasar Johar jangan ada yang ketinggalan. Jumlah lapak atau kios harus sesuai dengan jumlah pedagang.

"PPJP kota Semarang masih menunggu untuk penyelesaian pembangunan di kawasan Pasar Johar sehingga nanti pemindahan pedagang bisa bersama-sama dan jangan ada yang ketinggalan karena tidak memperoleh tempat," tegas H Soewanto. (subagyo-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment