Pemilihan Ketua RW Mirip Pilpres
Di RW V Kelurahan Ngaliyan

By Redaksi SS 26 Mar 2018, 19:34:35 WIB Kiprah Warga
Pemilihan Ketua RW Mirip Pilpres

Keterangan Gambar : Ilustrasi pemilihan ketua RW


Semarangsekarang.com--Warga diwilayah Rukun Warga (RW) V kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan melakukan pemilihan ketua RW mirip dengan pemilihan presiden. Kegiatan yang berlangsung diwilayah RT 3 RW V, Minggu (25/3/2018), sebagai bentuk pembelajaran kepada warga tentang pesta demokrasi.

Ketua panitia Bangun Budi mengatakan sebelum menentukan pilihan kepada ketua RW, warga membentuk formatur untuk menentukan kandidat ketua RW. " Jadi ada tiga calon yang masing-masing masing calon telah dipilih oleh warga dari beberapa RT," katanya.

Adapun mereka yang terpilih menjadi kandidat adalah Sugeng Wardoyo, Satory dan Encung Saleh. Untuk Sugeng Wardoyo didukung oleh tiga  RT yakni RT 6, 9 dan 10. Sedangkan Satory didukung oleh tiga RT yakni RT 2,3 dan 4. Untuk Encung Saleh didukung oleh RT 8.

“Masing-masing kandidat itu memiliki pendukung yang berbeda dan mereka (pendukung) akan membela pilihannya sehingga susasana menjadi ramai,” imbuhnya.

Setelah kandidat dipilih maka mereka disodori dengan surat kesanggupan untuk menjadi ketua RW apabila terpilih. "Setelah menjadi kandidat maka disodori surat ketersediaan untuk menjadi ketua RW apabila terpilih," akunya.

Selain itu untuk meyakinkan warga, kandidat RW juga melakukan debat secara terbuka mengenai program-program yang dibawanya untuk disampaikan kepada masyarakat.

“Masing-masing RW itu menyampaikan programnya dihadapan warga. Sehingga warga tahu program-programnya apabila terpilih menjadi ketua RW,” katanya.

Kemudian pada 25 Maret dilangsungkan pemilihan ketua RW untuk masa bakti 2018-2021 yang diikuti oleh 574 pemilih dengan daftar pemilihan tetap sebanyak 850. “Mereka yang tidak bisa mengikuti pemilihan itu karena mereka mempunyai kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan,” paparnya.

Ketua RW terpilih Sugeng Wardoyo mengatakan bahwa dirinya memiliki pemikiran agar generasi muda tidak mencari pekerjaan tetapi menciptakan pekerjaan dan memanfaatkan sumber daya yang telah ada. “Generasi muda saat ini agar tidak mencari pekerjaan tetapi dapat menciptakan pekerjaan,” katanya.

Gerakan Pemuda Karonsih (Gempar) yang sudah terbentuk ini agar mampu menjadi contoh dan bagi kelurahan lain karena dengan peran serta dari Gempar ini maka kegiatan pemilihan RW ini dapat terwujud. “Memang peran serta dari Gempar ini kepada masyarakat sudah dapat dirasakan manfaatnya salahsatunya kegiatan pemilihan RW ini,” imbuhnya.(nur-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment