Pendekar Cilik Bercita-cita Jadi Polwan
Revanida Sukma Widi Salsabila

By Redaksi SS 27 Apr 2018, 10:39:13 WIB Sahabat Kita
Pendekar Cilik Bercita-cita Jadi Polwan

Keterangan Gambar : Revanida, sudah berlatih karate sejak kelas 1 sekolah dasar. Prestasi yang dicapai adalah hasil kerjakeras dan latihan rutin yang penuh tanggungjawab kedispilinan.


Semarangsekarang.com--Jangan tanya soal prestasi kepada Revanida Sukma Widi Salsabila. Meski usianya masih 13 tahun dan tergolong masih belia, sisiwi kelas VII SMP Negeri 2 Purwokerto ini sudah sangat banyak meraih berbagai prestasi kejuaraan Karateka.

Pada 2018 ini saja anak kedua dari dua bersaudara pasangan Adi Sukmono dan Budi Saptawati, ini sudah meraih delapan gelar juara. Antara lain, juara 1 Popda Provinsi Jateng, dan Kejuaraan Karate Jepara Open, se-Jateng dan DIY. Selain itu, Reva juga pernah merasakan gelar juara nasional saat masih duduk di kelas V SD. 

Sederet capaian gelar yang diperoleh dara kelahiran Banyumas, 9 Mei 2005, ini didapat dengan  berlatih keras, disiplin, dan tahan rasa sakit serta penderitaan. Dia  sudah berlatih sejak kelas 1 Sekolah dasar. Dalam seminggu ia berlatih hingga lima kali. Tiap kali latihan masing-masing dilakukan dalam 3 jam.

Latihan kerasnya, itu dilakukan, selain agar sehat dan berprestasi, ia juga mencapai prestasi yang tak kalah dibanding idolanya, yaitu Zigi Zaresta Yuda. Seorang atlet karateka asal Lombok Barat, yang kerap mewakil Indonesia diberbagai event dunia. 

Meski selalu berlatih dengan keras, Reva adalah sosok anak yang patuh kepada orangtuanya. Buktinya, meski lelah berlatih ia sering membantu pekerjaan rumah tangga. Mencuci piring, bersihkan sepatu dan menyetrika, adalah pekerja rumah tangga yang kerap dia lakukan untuk meringankan beban ibunya. 

Selain itu Reva juga sosok yang baik dan menyayangi teman-temannya. Karena itu baik di rumah maupun disekolah ia memiliki banyak teman dan sahabat. Di sekolah Reva sangat menghormati guru-gurunya. Salah satu guru yang paling dia suka adalah Bu Puji guru Bahasa. Reva suka sama Bu Puji karena selalu menerangkan pelajaran hingga semua muridnya paham. 

Meskipun perempuan, Reva selalu percaya diri saat harus bepergian seorang diri. Hal itu tak lepas dari kemampuannya dalam menguasai ilmu beladiri karate. Tetapi. Ia juga tidak sombong dengan kemampuannya itu. Baginya, karate dilakukan untuk menjaga kesehatan dan menjaga diri, disaat ada ancaman. Bukan untuk dipamerkan apalagi ugal-ugalan. Dan dengan kemampuannya itu, Reva berharap bila dewasa nanti, ia  bisa menjadi seorang polisi wanita (polwan). (mbd-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment