Penderita Hipertensi Capai 50%
Di tiga kelurahan Kecamatan Gajamungkur Semarang

By Redaksi SS 06 Jul 2019, 19:25:41 WIB Ragam
Penderita Hipertensi Capai 50%

Keterangan Gambar : Rangkaian ekspo kesehatan Poltekes Kemenkes Semarang yang berlangsung di Taman Gajahmungkur Semarang, Sabtu (6/7/2019). (foto: zykka)


Semarangsekarang.com - Direktur Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semaran Marsum BE SPd  MHP mengatakan  hipertensi yang banyak diderita oleh warga di tiga kelurahan yaitu Lempongsari, Bendungan dan Petompon Kecamatan Gajahmungkur mencapai 50%.

Menurut Marsum, hasil itu didapat setelah sebanyak 450 mahasiswa dari 6 jurusan yang berbeda telah melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat melalui program Praktek Kerja Nyata (PKN) Inter Profesional Coperation ( IPC) tahun 2019 di tiga kelurahan wilayah Kecamatan Gajahmungkur selama 21 hari.

"Hasilnya cukup mengejutkan karena dari  448 Kepala Keluarga lebih dari 59%  menderita penyakit Hipertensi hamper separohnya tidak berobat secara teratur" kata Marsum dalam ekspo kesehatan Poltekes Kemenkes Semarang yang berlangsung di Taman Gajahmungkur Semarang, Sabtu (6/7/2019).

Selain itu juga dilakukan survey oleh para mahasiswa  tentang keluarga yang ikut program KB, Imunisasi Bayi, penggunaan air bersih dan penggunaan jamban keluarga.

Menurut Marsum, program PKN IPC ini bertujuan untuk membantu masyarakat dapat hidup sehat secara mandiri sesuai Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Program PKN IPC dibuat berdasarkan identifikasi masalah melalui survey tentang keluarga sehat.

Ketua Panpel PKN IPC Sunarto SKm MKes mengatakan, para mahasiswa yang mengikuti PKN IPC ini terbagi dalam 30 kelompok yang terbagi dalam tiga kelurahan di kecamatan Gajahmungkur yaitu kelurahan Lempongsari, Bendungan dan Petompon.

“Ekspo ini  adalah sebagai bentuk rasa syukur karena program PKN IPC telah berjalan dengan lancar, sehingga kami merasa perlu berterimakasih kepada masyarakat terutama warga di kecamatan Gajahmungkur,  karena telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa kami untuk belajar kesehatan secara langsung” kata Sunarto. (zykka-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment