Pengajuan Dispensasi Pernikahan Meningkat
Banyak kasus diluar nikah

By Redaksi SS 23 Jun 2020, 20:07:22 WIB Ragam
Pengajuan Dispensasi Pernikahan Meningkat

Keterangan Gambar : Kantor Pengadilan Agama Semarang. (foto: dok SS)


Semarangsekarang.com - Selama enam bulan di tahun 2020, pengajuan dispensasi kawin di Kota Semarang melonjak tajam. Rata-rata, permohonan dikarenakan masalah ''kecelakaan'' atau hamil di luar nikah.

Wakil Ketua Pengadilan Agama (PA) Kota Semarang, Muhamad Camuda mengatakan, hingga bulan Juni 2020, pihaknya sudah menerima 99 permohonan untuk dispensasi pernikahan.

“Sejak Januari 2020 hingga sampai dengan tanggal 23 Juni ini, sudah ada 99 dispensasi pernikahan yang kami terima,” kata Camuda ditemui di kantornya, Selasa (23/06/2020).

Dia menyebut, jumlah ini meningkat tajam dibandingkan pada periode yang sama pada tahun 2019. Dia tak menyebutkan angkanya, namun dari penelusuran pada bulan November saja sudah ada 85 pengajuan.

Camuda mengatakan, dispensasi kawin ini semakin meningkat setelah ada UU Perkawinan direvisi pada September 2019 lalu, di mana batas usia pria dan wanita diizinkan menikah adalah 19 tahun.

“Kalau kaitannya dengan Pandemi covid19, bisa jadi. Tetapi saya mengira ini lebih pada hasil revisi UU Perkawinan. Sebelum direvisi, batas usia wanita masih 16 tahun saja sudah ada yang mengajukan dispensasi,” katanya.

Camuda mengatakan, rata-rata dispensasi perkawinan ini dilatarbelakangi dengan alasan ''kecelakaa'' atau hamil di luar nikah terlebih dahulu.

“Rata-rata karena "kecelakaan" itulah yang melatarbelakangi,” katanya.

Sementara itu, untuk gugatan perceraian pihaknya telah menerima hampir 1.500 perkara. Paling banyak perkara yang masuk adalah gugat cerai atau gugatan yang diajukan oleh pihak istri.

“Alasannya, rata-rata karena si suami tidak bisa menafkahi, tetapi ada juga yang sudah lama ditinggalkan suaminya dan si suami ini punya WIL (Wanita Idaman Lain),” ujarnya. (subagyo-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment