Persebaya vs PSIS, Tetap Jadi Laga Prestisius

By Redaksi SS 07 Des 2018, 10:10:57 WIB Olahraga
Persebaya vs PSIS, Tetap Jadi Laga Prestisius

Keterangan Gambar : Tim pelatih PSIS Semarang di Liga 1 yang mampu membawa Hari Nur Yulianto dkk terhindar dari zona degradasi. (twitter: psisfcofficial)


Semarangsekarang.com--Walaupun laga antara tuan rumah Persebaya melawan tamunya PSIS Semarang sudah tidak begitu menentukan, karena kedua kesebelasan sudah aman dari degradasi dan dipastikan akan kembali bersaing di Liga 1 Tahun 2019.

Tetapi laga kali tetap menjadi pertandingan prestisius bagi kedua tim, karena sejarah masa lalu antara PSIS dan Persebaya adalah musuh bebuyutan di kancah sepakbola nasional era perserikatan. Persaingan keduanya sangat kental dan selalu disebut-sebut pertandingan el clasico-nya Indonesia.

Hingga pekan ke 33 Persebaya Surabaya ada posisi 6 klasemen dengan 47 poin, yang tentunya tidak mungkin untuk mengejar jatah ajang  AFC, karena hanya peringkat 1-3 yang berhak mewakili Indonesia di ajang begengsi kompetisi antar klub di Asia.

 Sedang PSIS Semarang hanya selisih satu poin berada di tempat 9 dengan 46 angka, sehingga selain laga formalitas juga menjadi kancah perbaikan peringkat kedua tim untuk menyelesaikan pekan ke 34 sebagai akhir pertandingan Liga 1 Indonesia musim 2018.

Meskipun bukan pertandingan menentukan, laga Persebaya vs PSIS tetap bakal menjadi laga bergengsi bagi kedua tim. Apalagi bagi Persebaya yang pada putaran pertama di Stadion Moch Soebroto beberapa bulan lalu kalah dengan skor tipi 0-1 dari PSIS.

Tentunya di laga yang rencanya bakal di gelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (8/12/2018) pukul 15.30. Di depan para Bonek,  para pemain Persebaya yang sejak  ditukangi Djajang Nurjaman senantiasa bermaain impresif. Selain itu tentu juga bertekad membala kekalahan dari PSIS pada putaran petama tersebut.

Pada laga terakhir ini kedua tim dpastikan tidak akan diperkuat beberapa pemain kuncinya, PSIS dipastikan tidak bisa memainkan Ibrahim Conteh yang harus menjalani hukuman dari Komdis PSSI dan mesti absen di dua laga. Selain Conteh dua pemain belakang PSIS juga harus menepi, yakni Frendi Saputra yang terkena akumulasi dan Rio Saputra mengalami cidera.

Kalah produktif

Di kubu Persebaya, andalan lini depannya Osvaldo Ardile Haay harus absen akibat akumulasi kartu kuning, sedang andalan dibarisan belakang Frendi Imbiri pulang ke Papua karena ada keluarganya yang sakit.

Meskipun tidak ada nama-nama pemain tadi, bisa dipastikan laga tetap akan berjalan seru. Di Persebaya ada sejumlah stok pemain cadangan yang kualitasnya tidak jauh dari pemain inti. Demikian pula dengan PSIS Semarang.

Didepan Persebaya mamiliki pemuncak daftar top skor sementara, David da Silva yang sudah mencetak 20 gol. Sedang PSIS ada Bruno Silva yang sudah mengemas 16 gol pada musim ini. Hanya saja soal produktifitas gol PSIS kalah dengan tim tuan rumah yang berjuluk “Bajul Ijo” sejauh ini sudah menjebol gawang lawan 58 kali dan kemasukan 47 gol. Sedang PSIS mengalami minus karena 39 memasukan dan 41 kebobolan.

“Laga melawan tuan rumah memang tidak mudah, namun kita sudah menyiapkan strategis khusus untuk menghadapi Persebaya yang biasa tampil impresif ketika bermain di bawah dukungan penonton, termasuk pengganti Ibrahim Conteh juga sudah tidak ada masalah,” jelas Jafri Sastra, pelatih Kepala PSIS Semarang kepada wartawan. (faf-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment