Polda Jateng Upayakan Pencegahan Korupsi

By Redaksi SS 08 Des 2019, 20:22:11 WIB Semarangan
Polda Jateng Upayakan Pencegahan Korupsi

Keterangan Gambar : Puluhan Pelajar dari berbagai kota di Jawa tengah ikut meramaikan hari antikorupsi sedunia yang berlangsung di kawasan simpang lima Semarang, Minggu (8/12/2019). (foto: zykka)


Semarangsekarang.com- - Kepolisian Daerah Jateng akan lebih mengedepankan upaya pencegahan dalam kasus-kasus korupsi yang ada di Jawa Tengah 
Hal ini disampaikan Kapolda Jateng Irjen pol Rycko Amleza Dahnial usai mengikuti jalan sehat yang digelar oleh Polda Jateng dan pemerintah Provinsi Jateng dalam rangka hari ibu yang berlangsung di lapangan Simpang Lima Semarang, Minggu (8/12/2019).

Irjen Rycko  mengatakan Polda Jateng telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jateng, Kejaksaan Tinggi Jateng dan Pengadilan, dalam upaya untuk memberantas korupsi dengan membuat  portal Korupsi  sehingga masyarakat bisa melaporkan indikasi korupsi melalui portal www.laporkorupsijateng.id.
“Polda Jawa Tengah, bersama Pemprov Jateng, Kodam, Kejati Jateng dan Pengadilan telah memiliki portal lapor korupsi, silahkan dilaporkan ya,” kata Rycko.

Menurut  Rycko , sejak diluncurkan pada 10 Oktober 2019 wadah aduan berbasis online yang dapat dimanfaatkan masyarakat ini kebanjiran banyak laporan.
“Aduan dari masyarakat cukup banyak ya, namun demikian, semua laporan itu akan di verifikasi terlebih dulu oleh tim, lalu laporan ini ditindak lanjuti secara bersama-sama,” katanya.

Namun demikian, kata Irjen Pol Rykco, apabila memang ada indikasi ada penyelewengan, pihaknya akan mengedepankan upaya pencegahan adanya indikasi tindak pidana korupsi.
"pencegahan itu lebih penting, ini sebagai peringatan agar tidak dilakukan korupsi," tandasnya.

Tiga ribu pelajar

Sementara itu, peringatan hari anti korupsi sedunia itu di meriahkan oleh 3 ribu pelajar se Jawa Tengah yang ikut hadir di kawasan simpang lima Semarang. setelah terlebih dulu mendatangi kantor  gubernur Jateng di jalan Pahlawan. Dalam aksinya, para pelajar itu,  mengemas peringatan tersebut dengan seruan dan yel yel yang lantang menolak korupsi.  

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengaku bangga melihat aksi tersebut. Ia berharap para pelajar yang mengikuti aksi itu, dapat menjadi agen anti korupsi di masa depan. 

"Saya senang dan bangga pada pelajar yang hebat-hebat ini, mereka menegaskan diri untuk siap menjadi agen antikorupsi. Sejak dini kami ajak mereka untuk terlibat, merasakan, mengkritik bahkan mencaci terhadap hal-hal berbau korupsi," kata Ganjar.

Demo di tengah Car Free Day itu semakin meriah dengan adanya instalasi mozaik. Ribuan kertas warna warni ditempelkan para pelajar dan warga pada sembilan panel. Sebelumnya mereka menuliskan harapan, doa, kritik, dan dukungan untuk pemberantasan korupsi. Sembilan panel itu kemudian digabung membentuk gambar tikus dicoret. (zykka-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment