Presiden Berbelasungkawa Atas Wafatnya Mbah Moen
Dimakamkan di Makkah

By Redaksi SS 06 Agu 2019, 13:44:13 WIB Nasional
Presiden Berbelasungkawa Atas Wafatnya Mbah Moen

Keterangan Gambar : Presiden Jokowi membantu K.H. Maimoen Zubair berdiri saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Anwar Sarang, Rembang, Jateng, Februari lalu. (foto: humas seskab)


Semarangsekarang.com (Jakarta) - Ulama sekaligus kyai kharismatis K.H. Maimoen Zubair atau yang akrab dipanggil Mbah Moen, di Makkah, Arab Saudi, Selasa (6/8) pagi sekitar pukul 04.17 waktu setempat. Pada kesempatan ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam atas wafatnya Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Kabupaten Rembang tersebut. 

“Innalillahi wainnai laihi rojiun, innalillahi wainna ilaihi rojiun, innalillahi wainna ilaihi rojiun, telah berpulang ke Allah SWT, Kyai Haji Maimoen Zubair, di Makkah, tadi pagi,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/8/2019) pagi.

Menurut Kepala Negara, almarhum adalah kyai karismatik, kyai yang selalu menjadi rujukan-rujukan bagi umat Islam dalam hal fiqih, dan beliau juga sangat gigih dalam menyampaikan NKRI harga mati.

“Oleh sebab itu, kita sangat kehilangan, dan atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, kita semua berbelasungkawa, atas wafatnya beliau, semoga diterima di tempat yang terbaik, di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan,” sambung Kepala Negara.

Mengenai hal yang berkesan dari Mbah Moen, Presiden Jokowi mengemukakan, dirinya sudah dua kali berkunjung ke rumah almarhum di Pondok Pesantren Al–Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Setiap kali ke rumahnya, Presiden mengaku pasti diajak masuk ke kamar beliau. Bahkan yang terakhir waktu itu dirinya juga shalat jamaah Maghrib di kamarnya almarhum, dan Mbah Moen sendiri yang imami.

Kepala Negara juga mengaku banyak menerima pesan dari almarhum Mbah Moen. Ia pun masih menyimpan serban yang diberikan langsung oleh Mbah Moen saat masa kampanye Pemilihan Presiden bulan April lalu.

Dimakamkan di Makkah

K.H. Maimoen Zubair berada di Makkah, Arab Saudi, untuk menunaikan ibadah haji. Almarhum yang menjabat sebagai Mustasyar PBNU itu meninggal di RS Al Noor, Makkah, pada Selasa (6/8/2019) pagi pukul 04.17 waktu setempat. Jenazahnya akan disemayamkan di kantor Daerah Kerja (Daker) Haji Makkah.

Berdasarkan informasi dari keluarga dan kerabat, kemungkinan besar Mbah Moen akan dimakamkan di Makkah dengan berbagai pertimbangan

KH Maimoen Zubair lahir di Rembang pada 28 Oktober 1928 dan meninggal pada 6 Agustus 2019 di Makkah dalam usia 90 tahun. Selain pimpinan Pondok Al Anwar, Mbah juga menjabat sebagai Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan, penah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Rembang selama 7 tahun. Mbah Moen juga bapak dari Taj Yasin (Gus Yasin), yang kini menjadi wakil gubernur Jawa Tengah. (mbd/hms-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment