Raiders Harus Jadi Contoh Prajurit Lain
Pesan Pangdam IV Diponegoro

By Redaksi SS 17 Sep 2019, 21:14:36 WIB Ragam
Raiders Harus Jadi Contoh Prajurit Lain

Keterangan Gambar : Sebanyak 400 prajurit Satgas Yonif Raider 408/Sbh dari kapal KRI Manado di pelabuhan Tanjung Emas Semarang  disambut Pangdam IV Diponegoro Mayjen Moch Effendi , Selasa (17/9/2019). (foto: zykka)


Semarangsekarang.com-Pangdam IV Diponegoro meminta kepada prajurit Raider 408 untuk bisa menjadi contoh prajutit Kodam lainya dalam bersikap dan bertutur kata dengan senantiasa berpegang teguh pada jatidiri TNI.

Pesan disampaikan Pangdam IV Diponegoro Mayjen Mochamad Effendi SE MM dalam upacara penerimaan prajurit Yonif Raider 408  di pelabuhan tanjung Emas Semarang, Selasa (17/9/2019).

Sebanyak 400 prajurit Satgas Yonif Raider 408/Sbh tiba di pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan menggunakan kapal KRI Manado. Setelah mereka bertugas selama sepuluh bulan melaksanakan tugas Operasi Pamtas RI-RDTL.

Upacara kedatangan Satgas Yonif Raider 408/Shb dihadiri Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan dihadiri para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro, Danlanal Semarang, dan Kapolrestabes Semarang. Turut hadir Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah  IV/Diponegoro.

Sesuai target

Mayjen TNI Mochamad Effendi menyampaikan rasa bangga dan terima kasih serta penghargaan yang tulus atas dharma bhakti dan pengabdian yang telah para prajurit curahkan dalam melaksanakan tugas operasi. 
“Berdasarkan laporan, Satgas Yonif Raider 408/Suhbrastha telah mampu melaksanakan tugas sesuai dengan target yang diberikan dari Komando Atas,” kata Mayjen Effendi.

Menurut  Mayjen Effendi, para prajurit boleh bangga dengan prestasi yang telah dicapai, namun harus tetap mempertahankan kredibilitas Satuan dengan menjadikan penugasan sebagai pengalaman yang sangat berharga. 

“Kalian harus menjadi contoh bagi para Prajurit Kodam IV/Diponegoro lainnya dalam bersikap dan bertutur kata dengan senantiasa berpegang teguh pada jati diri TNI,” jelasnya. 

Terkait dengan situasi wilayah, Pangdam berharap para prajurit dapat segera menyesuaikan diri kembali dengan lingkungan baik di dalam maupun di luar Satuan, sehingga kepulangan dari daerah operasi dapat diterima dengan baik oleh keluarga, kawan maupun oleh masyarakat.

Dengan pengalaman dan rasa bangga yang telah didapat dari tugas operasi harus bisa memberikan dorongan untuk bersikap lebih dewasa dan senantiasa rendah hati serta selalu menampilkan sosok Prajurit yang mencintai dan dicintai rakyat.

“Setelah melaksanakan tugas operasi, para prajurit akan melaksanakan cuti untuk beristirahat dan berkumpul dengan keluarga, namun satu hal yang tetap harus diperlihara adalah kewaspadaan dan kesiapan prajurit,” tambahnya. 

Danyonif Raiders, Mayor Infantri Joni Eko Prasetyo mengatakan tugas pokok prajurit adalah pengamanan perbatasan sepanjang 102,8 meter disektor timur yang perbatasan RI dengan Timur Leste serta melaksanakan pembinaan teritorial.

 “Satgas Pampras selama 10 bulan di masyarakat yang ada di perbatasan. Kendalannya adalah terkait dengan air jadi masyarakat disana masalah air karena musim kemarau lebih panjang daripada musim penghujan,” katanya.

Untuk kegiatan ditempat tersebut dilakukan adalah rehab rumah yang berjumlah sembilan unit rumah yang direhab dan membuat sembilan unit MCK kemudian melaksanakan baksos selama tujuh kali dimasyarakat perbatasan yang dihadiri oleh 3500 masyarakat yang diobati. 

Tidak hanya itu tetapi prajurit juga menggagalkan penyelundupan minyak tanah sebanyak 8.900 liter yang digagalkan di empat perlintasan yang digunakan oleh oknum untuk menjual ke Timur Leste. “Harganya itu tiga kali lipat yang semula di jual dengan harga Rp 4500 menjadi Rp 15 ribu ketika sudah sampai di Timur Leste,” tambahnya. (zykka-SS)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment