Rektor Undip Lepas 600 Mahasiswa KKN
Di wilayah Kabupaten Semarang

By Redaksi SS 09 Jul 2019, 19:09:00 WIB Ragam
Rektor Undip Lepas 600 Mahasiswa KKN

Keterangan Gambar : Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono (bertopi) dan Rektor Undip Yos Yohan Utama (berpeci) menyalami mahasiswa KKN di Kabupaten Semarang, Selasa (9/7/2019). (foto: zykka)


Semarangsekarang.com - Rektor Universitas Diponegoro, Yos Yohan Utama mengingatkan mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN)  untuk  menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah di kehidupan nyata warga desa. Demikian disampaikan pada acara penerimaan mahasiswa KKN Undip Semarang di Halaman Rumah Dinas Bupati Semarang di Jalan Asmara Ungaran Kabupaten Semarang, Selasa (9/7/2019).

“Ingat, bekal ilmu yang kalian peroleh adalah ilmu kelas dunia. Jadikan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Belajarlah dari kehidupan masyarakat desa sehingga nantinya menjadi pemimpin yang peduli kepada mereka,” pesan Yos dihadapan 600 Mahasiswa Undip yang mengikuti KKN.

Sekretaris Pusat Pelayanan KKN (P2KKN) Undip Semarang Kurniawan Teguh Martono menambahkan,  program KKN tahun ajaran 2019 ini diikuti oleh 600 mahasiswa Undip dengan mengambil mata KKN di Kabupaten Semarang, yang berasal dari sebelas fakultas nantinya akan bekerja sama dengan masyarakat yang tersebar di 60 Desa yang di enam kecamatan wilayah Kabupaten Semarang. 

“Mereka akan melaksanakan berbagai program kerja yang spesifik sesuai karakter desa masing-masing. Termasuk mengajak warga untuk berwirausaha,” ungkap Kurniawan.

Ditambahkan oleh Kurniawan, program kewirausahaan yang akan dilakukan di beberapa desa itu menggandeng lembaga internasional USAID dan Kementerian Ristek Dikti.
Tak hanya itu, Undip juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melaksanakan program revolusi mental di beberapa desa tertentu lainnya.
 “Para mahasiswa sudah mendapat pembekalan untuk melaksanakan program itu. Sehingga nantinya program dapat berhasil dengan baik,” katanya.

Potensi Desa

Sekda Gunawan Wibisono juga mengarahkan tentang potensi industri pertanian dan pariwisata (Intanpari) di wilayah Kabupaten Semarang masih bisa dikembangkan. Salah satunya di Desa Sepakung Banyubiru. Karenanya, dia mengajak para mahasiswa KKN untuk jeli melihat celah pengembangan potensi itu di masing-masing desa lokasi KKN. 

“Gunakan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah untuk memetakan potensi desa. Lalu manfaatka teknologi informasi untuk mengembangkannya. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga desa,” harap Gunawan.

Dalam Apel penerimaan mahasiswa dipimpin yang berlangsung  di rumah dinas bupati, para mahasiswa diterima oleh  Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono didampingi Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama SH MHum. 
Hadir pula para pejabat struktural di lingkungan Undip Semarang, perwakilan Camat yang wilayahnya menjadi lokasi KKN serta para mahasiswa KKN. (zykka-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment