Resmi, Pilwakot Semarang di Gelar 9 Desember
Prokes sesuai anjuran WHO

By Redaksi SS 16 Jul 2020, 18:52:31 WIB Semarangan
Resmi, Pilwakot Semarang di Gelar 9 Desember

Keterangan Gambar : Walikota Semarang Hendrar Prihadi (depan kiri) saat menandatangani perjanjian kerja sama dengan Gugus Tugas Covid-19 Kota Semarang, Kamis, (16/07/2020). (foto: Ist)


Semarangsekarang.com - Pemilihan Walikota (Pilwakot) Semarang untuk masa jabatan 2021-2024 telah resmi ditentukan akan berlangsung pada tanggal 9 Desember 2020. 

Diprediksi masih ada pada suasana pandemi, KPU Kota Semarang  menggandeng Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Semarang dalam pelaksanaannya. 

Hal tersebut dimaksudkan untuk memastikan dijalankannya protokol kesehatan (prokes) di setiap lahan Pemilihan Walikota Semarang. Untuk itu, KPU Kota Semarang melakukan perjanjian kerja sama dengan Gugus Tugas Covid-19 Kota Semarang, Kamis (16/07/2020) yang berlangsung di Hotel Grand Candi.

Dalam perjanjian tersebut, dilakukan penandatanganan kerja sama oleh Ketua KPU Kota Semarang, Henry Cassandra Gultom dan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi.  Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi menyambut baik upaya KPU Kota Semarang, dalam memberi rasa aman kepada masyarakat, serta petugas yang berada di lapangan.

"Tahapan Pilwalkot 2020 ini harus dikelola dengan baik. KPU tentunya sudah pengalaman dalam menyelenggarakan Pemilu. Tetapi pemilu kali ini berbeda, karena adanya pandemi Covid-19. Maka kami menyambut baik KPU yang telah bekerja sama dengan gugus tugas, menyiapkan SOP Kesehatan,” urai Hendi.

Hendi pun berharap Pilwalkot 2020 tidak hanya menghasilkan pimpinan pilihan rakyat, tetapi bisa menghindarkan ajang Pilwalkot dari klaster baru. Untuk itu, Hendi meminta masyarakat dan KPU untuk selalu waspada. 

Sesuai rujukan WHO

Lebih lanjut, protokol kesehatan yang dimaksud dalam pelaksanaan Pilwalkot dijelaskan Hendi seperti penyediaan wastafel, dan kebersihan alat-alat pada saat pencoblosan.

“Bilik TPS ada wastafel portabel, atau mungkin pakunya yang digunakan untuk mencoblos akan selalu disterilkan atau bisa disiapkan hand sanitizer, teknisnya akan terus kita diskusikan sesuai perkembangan virus Covid rujukan dari WHO dan Kementerian kesehatan,” pungkas Hendi.

Di sis lain, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Cassandra Gultom menjelaskan jika kerja sama dengan Gugus Tugas ini merupakan syarat pelaksanaan Pilkada serentak 2020, dimana bisa dilaksanakan asal harus memenuhi protokol kesehatan. Sehingga sebagai tindak lanjut, KPU Kota Semarang menggandeng Gugus Tugas Covid-19 Kota Semarang.

“Sebagai syarat pelaksanaan dari Pilkada serentak 2020, di mana Pilkada bisa dilaksanakan dengan catatan bahwa semua tahapannya harus memenuhi protokol kesehatan. Untuk itu sebagai tindak lanjutnya, kami buat MoU dengan Gugus Tugas. Jadi yang biasanya setiap tahapan Pemilihan kita kerja sama dengan Kepolisian dan kejaksaan, tahun ini ditambah MoU dengan Gugus Tugas,” kata Henry menjelaskan.

Tahapan pendaftaran calon sendiri akan dibuka mulai tanggal 4 September 2020 hingga 6 September 2020. Baru pasangan petahana Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu yang muncul sebagai bakal calon. Dimana hingga saat ini pasangan tersebut telah mendapatkan surat rekomendasi resmi dari 5 partai, yaitu PDI Perjuangan, Demokrat, Golkar, PSI, dan PPP.  (subagyo-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment