Satpol PP Bongkar 95 Bangunan Liar
Di Banjir Kanal Timur

By Redaksi SS 27 Agu 2019, 21:09:19 WIB Semarangan
Satpol PP Bongkar 95 Bangunan Liar

Keterangan Gambar : Petugas Satpol PP Semarang dibantu kepolisian membongkar salah satu bsngunan di Banjir Kanal Timur, Selasa (27/8/2019). (foto: zykka)


Semarangsekarang.com -  Sebanyak 95 Bangunan Liar yang berada di bantaran kali Banjirkanal Timur Semarang di robohkan oleh satuan polisi pamong praja (satpol PP) Semarang Selasa (27/8/2019).
Petugas yang dibantu aparat kepolisian 
merobohkan bangunan PKL yang berada di bantaran Banjirkanal Timur di wilayah Kelurahan Rejosari dan Bugangan.
Kepala Satpol PP Kota Semarang,  Fajar Purwoto menerangkan, para PKL tersebut sebenarnya sudah diinstruksikan pindah sejak lama. Namun, mereka hingga batas akhir tetap mengulur waktu dengan bertahan di lokasi tersebut. 
Menurut Fajar, jumlah bangunan milik PKL yang robohkan berjumlah 95 Lapak terdiri 59 yang berada  di Kelurahan Rejosari 59 dan yang di kelurahan  Bugangan ada 36.

"Untuk langkah awal, kami merobohkan terlebih dulu tembok-tembok dulu agar mereka segera pergi dari situ,” kata Fajar

Fajar mengatakan, pembongkaran dilakukan dengan merobohkan tembok dulu. Sehingga, para PKL bisa memanfaatkan barang yang bisa digunakan lagi ketika berada di relokasi. Relokasi sendiri berada di lahan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). 

Dalam sisa waktu ini pihaknya memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk memindahkan barang dagangan maupun barang berharga yang masih bisa dimanfaatkan," kata Fajar.
Fajar mengatakan, dalam pembongkaran  ini menerjunkan  kekuatan sekitar 300 personel untuk membongkar bangunan PKL. Dibantu dari dinas perdagangan 200 personel dan aparat dari Polsek, Polres dan Kecamatan.

Fajar menargetkan akhir Agustus 2019 ini kawasan banjir kanal timur akan  bersih dari PKL
Dalam pembongkaran, 
ratusan aparat Satpol PP dikerahkan untuk merobohkan sbangunan liar tersebut. petugas sudah merapatkan barisan untuk merobohkan bangunan tersebut. Setidaknya ada dua alat berat yang digunakan untuk meruntuhkan bangunan para PKL.


Pembongkaran berjalan lancar, tidak ada gesekan dalam kegitan tersebut. Namun, beberapa PKL ada yang belum siap untuk dibongkar karena belum memindahkan badang dagangannya. Petugas Satpol PP pun terlihat membantu para pedagang mengeluarkan barang dagangan maupun barang berharga yang masih ada di dalam bangunan PKL. Kegiatan tersebut menarik perhatian warga sekitar dan menyebabkan arus kendaraan di lokasi tersebut tersendat. (zykka-SS)


.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment