Satpol PP Ratakan Bangunan Tersisa di BKT

By Redaksi SS 02 Sep 2019, 18:40:42 WIB Semarangan
Satpol PP Ratakan Bangunan Tersisa di BKT

Keterangan Gambar : Satpol PP Kota Semarang ratakan bangunan yang tersisa di kawasan bantaran Banjir Kanal Timur (BKT) Semarang, Minggu (1/9/2019). (foto: zykka)


Semarangsekarang - Upaya Pembersihan terhadap bangunan liar di bantaran Sungai Kali Banjir Kanal Timur (BKT) kembali berlanjut. Kali ini, Satpol PP Kota Semarang meratakan sebanyak 97 bangunan liar pedagang kaki lima (PKL) di area Kelurahan Bugangan dan Rejosari.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, pembongaran bangunan yang tersisa di Kelurahan Bugangan dan Rejosari  kembali dilakukan hari ini, karena pada saat pembongkaran pekan lalu, petugas memberikan tenggang waktu kepada para pedagang untuk memindahkan barang-barang ke tempat relokasi hingga Minggu (1/9/2019).

Menurut Fajar, kedatangan petugas untuk menuntaskan pembongkaran PKL yang masih tersisa  dengan tujuan untuk mendukung normalisasi Banjirkanal Timur (BKT) 

Alhamdulillah berkat dukungan masyarakat dan media, pembongkaran BKT sepanjang 6,7 kilometer (km) telah selesai tanpa ada halangan yang berarti,” kata Fajar kepada awak media.
Fajar mengatakan, nantinya, pembongkaran ini akan dilakukan oleh petugas terhadap bangunan yang ada di sepanjang bantaran Banjir Kanal Timur sehingga akan melakukan sosialisasi terkait pembongkaran hunian dari Jembatan Majapahit hingga Pucang Gading.
 
Rencananya, normalisasi BKT untuk sektor titik Jembatan Majapahit hingga Pucang Gading akan dilakukan sekitar 2021 hingga 2022.

“BKT panjangnya sekitar 18 km. Kami sudah selesaikan 6,7 km. Masih ada 11,4 km yang harus diselesaikan. Tahun depan kami akan mulai sosialisasi,” kata Fajar.
Dia menerangkan, sudah melakukan pendataan bangunan di sepanjang bantaran BKT dari Jembatan Majapahit hingga Pucang Gading. Ada sekiar 8.500 bangunan disana. Mayoritas merupakan hunian rumah. 

“Total sebanyak 7.800 lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bantaran BKT dari Jembatan Majapahit hingga Jembatan Kaligawe sudah kita tuntaskan dalam waktu beberapa tahun terakhir. Tujuannya untuk melancarkan mega proyek normalisasi BKT,” katanya. (zykka-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment