Selasa Besok Pasar Disemprot Disinfektan
Pasar tradisional di Kota Semarang

By Redaksi SS 20 Apr 2020, 18:32:11 WIB Semarangan
Selasa Besok Pasar Disemprot Disinfektan

Keterangan Gambar : Hendi saat lakukan penyemprotan bersama warga di wilayah RW 1 Kelurahan Jatisari beberapa waktu lalu.


Semarangsekarang.com – Pemerintah Kota Semarang akan melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh area pasar tradisonal di Semarang pada Selasa (21/04/2020) pukul 11.00. Karenanya, pedagang yang ada di pasar tradisional di Kota Semarang diharapkan dapat melepas aktivitasnya sebelum jam 11.00 pada hari tersebut. Pedagang baru bisa berjualan lagi pada esok, Rabu (22/04/2020).

Asisten Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Semarang dokter Widoyono menyampaikan, penghentian aktivitas pasar rakyat saat penyemprotan berlangsung untuk meminimalisasi dampak disinfektan bagi para pedagang.

“Jadi aktivitas pasar pada hari Selasa itu sampai jam 11.00 saja, dan setelah penyemprotan tersebut aktivitas pasar baru dibuka besoknya. Hal ini perlu meminimalisasi cairan disinfektan terhirup untuk pedangang dan lainnya,” katanya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menuturkan, keberadaan penyemprotan disinfektan di seluruh pasar ini merupakan bagian dari upaya sterilisasi tempat–tempat umum, yang dapat digunakan untuk mengubah Covid-19 secara luas.

“Pasar rakyat menjadi tempat beraktivitas lebih banyak orang, baik yang setelah dari pasar lalu pulang ke rumah masing-masing, atau pun yang kemudian belanjaannya dijual kembali dengan berkeliling ke perumahan-perumahan. Maka dari itu, ada masyarakat, pasar rakyat dapat menjadi tempat perpindahan Covid -19, yan kemudian kita melakukan penyemprotan disinfektan, “terang Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut.

Sementara upaya penyemprotan disinfektan di seluruh pasar rakyat ini juga merupakan tindakan preventif Pemerintah Kota Semarang, setelah melaporkan adanya kabar tentang ibu rumah tangga yang pernah terpapar Covid-19, yang meminta bantuan dari pedagang sayur keliling. Dugaan tersebut berdasarkan pengakuan yang disetujui, karena tidak pernah bepergian ke luar kota, atau terlibat dalam aktivitas berkerumun di luar rumah. (faf-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment