Semarang di Kepung Banjir dan Kemacetan
Akibat curah hujan tinggi Senin (3/12/2018)

By Redaksi SS 03 Des 2018, 19:06:44 WIB Semarangan
Semarang di Kepung Banjir dan Kemacetan

Keterangan Gambar : Banjir di jalan Simongan dekat tempat wisata Sam Poo Kong Semarang digenangi air setinggi kurang lebih 30 sentimeter, Senin (3/12/2018)


Semarangsekarang.com--Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang sejak siang hingga malam hari membuat jalan-jalan di protokol tergenang air. Kota Semarang pada Senin (3/12/2018) betul-betul di kepung banjir dan kemacetan yang cukup parah.

Tercatat kawasan Simpang Lima Semarang digenangi air setinggi 10 hingga 40 centimeter. Area jalan di Simongan dekat Sam Poo Kong juga tidak luput dari genangan hingga betis orang dewasa.

Daerah perkampungan di Banowati dan Surtikanti Semarang juga terlihat digenanhi air hingga 30 cm. Sementara di jalan Kaligawe Semarang juga mengalami banjir hingga setengah meter. Akibatnya kemacetan terjadi cukup panjang.

Stasiun Tawang Semarang juga tidak luput dari serangan banjir. Terlihat ada air setinggi 10 sentimeter di ruang tunggu dan pengecekan tiket.

Sedang di jalan arteri utara ada pohon tumbang sehingga makin memperparah kemacetan. 

"Saya dari Kaligawe naik motor dan baru sampai rumah sekitar pukul 18.30, padahal biasanya cuma 45 menit sampai rumah, ini sampai 2,5 jam. Karena hampir semua jalan yang saya lalui banjir dan macet," ungkap Hesti (45 tahun) yang tinggal di daerah Krapyak. 

Dari pantauan semarangsekarang.com, curah hujan yang tinggi serta saluran drainase yang belum lancar akibat tumpukan sampah membuat aliran air hujan tertahan hingga menyebabkan banjir di beberapa titik jalan protokol Kota Semarang.

Pemkot Semarang sendiri sebetulnya sudah melakukan penyedotan dengan pompa, namun karena intensitas hujan yang cukup lama membuat pompa tidak bisa bekerja secara cepat untuk menyedot airnya. (faf-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment