Silat Indonesia Berharap di Akui Unesco
HNW akan perjuangkan ke parlemen dunia

By Redaksi SS 30 Sep 2018, 13:39:58 WIB Ragam
Silat Indonesia Berharap di Akui Unesco

Keterangan Gambar : Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid saat mengisi acara di Festival Muharam, yang dihadiri oleh pesilat Astrabi dan ulama.


Semarangsekarang.com--Cabang silat sudah dipertandingkan di Asian Games XVIII lalu yang menjadi penyumbang medali emas terbanyak untuk Indonesia, Sejak lama silat sudah diperagakan di negara-negara Eropa seperti Perancis. Meski demikian harus diakui, untuk mendapat pengakuan Unesco bukanlah hal yang mudah, selain harus menyakinkan banyak negara, juga ada klaim Malaysia bahwa beladiri itu berasal dari sana. 

Hidayat Nur Wahid (HNW), Wakil Ketua MPR RI siap memperjuangkan silat untuk diusulkan ke Unesco sebagai budaya Indonesia. Ditambahkan perlindungan budaya juga ada dalam UUD NRI Tahun 1945. HNW siap memperjuangkan silat asli Indonesia tak cukup lewat pemerintah dan DPR. "Kita juga akan perjuangan lewat parlemen internasional," tuturnya. Dirinya optimis lewat organisasi parlemen antarbangsa sebab Indonesia aktif di sini.

Hal ini disampaikan saat gelaran Festival Muharam yang digelar di Kampung Rawajati, Pancoran, Jakarta, itu diisi dengan  berbagai ragam kesenian dan budaya Betawi, Sabtu (29/9/2018). Kegiatan ini sendiri dihadiri para pesilat yang terhimpun dalam Asosiasi Silat Tradisi Betawi (Astrabi) dan ulama. 

Dalam silaturahmi khas betawi itu dimanfaatkan oleh Astrabi untuk menyampaikan masalah dan aspirasi kepada HNW.  Kepada HNW, mereka mengungkapkan keinginan agar silat diakui sebagai budaya asli Indonesia. Astrabi yakin silat dari Indonesia dengan alasan dilihat dari akar sejarah, Indonesia lebih unggul. Dicontohkan mayoritas sumber silat di Malaysia adalah keturunan Minang, Sumatera Barat. 

Apa yang disampaikan Astrabi disebut salah satu bentuk mengingatkan pemerintah untuk memperjuangkan silat sebagai budaya asli Indonesia di Unesco. "Jangan pernah berhenti mengingatkan pemerintah," ujarnya.

HNW sependapat bila silat bukan dari Malaysia.  "Kata silat itu dari Indonesia," jelasnya. Diungkapkan, bangsa ini sejak dulu menggunakan silat untuk melawan penjajah.

Perjuangan silat sebagai budaya asli Indonesia bagi HNW perlu diseriusi sebab olahraga ini telah mengangkat harkat dan martabat bangsa. "Separuh raihan emas Indonesia di Asian Games dari cabor silat," ujarnya. Dirinya berharap dalam Asian Games selanjutnya, Indonesia bisa meraih emas dari silat lebih banyak lagi. (mbd-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment