Siswa Sekolah Dasar Dilatih Menjadi Pengusaha
Budidaya bunga krisan SDN Kuripan Wonosobo

By Redaksi SS 09 Jan 2019, 12:16:34 WIB Ragam
Siswa Sekolah Dasar Dilatih Menjadi Pengusaha

Keterangan Gambar : Gambar kiri: Kebun Krisan milik SDN Kuripan kecamatan Garung Kabupaten Wonosobo. Gambar kanan: Siswa di halaman sedang menanam bibit pohon bunga Trissan di pot dengan bimbingan langsung dari guru.


Semarangsekarang.com-Ibarat taman Bunga, begitulah pemandangan yang terlihat di Sekolah Dasar Negeri Kuripan Kecamatan Garung Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah. Di tempat ini ratusan bunga krisan ditanam dalam pot, tertata dengan indahnya. Tiap-tiap pot ditanami lima pohon, yang kesemuanya tumbuh merata. Warna warni  bunga yang sudah mekar, itu terlihat sangat cantik, menjadi sajian pemandangan nan indah, sayang untuk dilewatkan.  

Taman bunga yang ada di SDN Kuripan, ini bukanlah sekedar taman bunga seperti yang lain. Taman Bunga Krisan di SDN Kuripan, ini dibuat untuk mengenalkan siswa dengan produk yang banyak dihasilkan oleh masyarakat  desa Kuripan. Kegiatan ini memiliki tujuan,   agar sejak dini para siswa sudah mengenal dunia kewirausahaan. 

"Kebetulan, saat ini masyarakat desa banyak yang membudidayakan bunga krisan, selain tembakau dan sayur mayur. Karena itu kami ikut menanam bunga krisan, dengan harapan memancing jiwa enterpreneurship siswa, dan menyiapkan mereka menjadi pengusaha, jika sudah dewasa nanti," kata Sumarsono SPd guru Penguatan Pendidikan Karakter SDN Kuripan, saat dihubungi semarangsekarang.com, beberapa waktu lalu. 

Pembuatan taman dalam rangka  menanamkan jiwa enterpreneur di  SDN Kuripan, itu sendiri dilakukan sejak Oktober 2018. Awalnya, tiap siswa menyerahkan bantuan pot dan bibit, juga melakukan perawatan serta penyiraman. Setelah empat puluh hari, akan ada pengusaha bunga potong yang akan memborong bunga krisan itu. Oleh pihak sekolah, hasil penjualannya akan digunakan sebagai modal untuk  penanaman bunga krisan berikutnya. Sebagian yang lain akan dipakai untuk memberikan hadiah kepada siswa,  pada kegiatan tertentu. Seperti lima Agustusan, alat lomba lomba akhir semester. 

"Ini modalnya sekitar Rp 10.000 per pot. Nanti kalau dipanen akan dibeli oleh pengepul bunga krisan sebesar Rp. 17.000. sehingga setiap potnya ada keuntungan Rp 7.000," tambah Sumarsono. 

Menurut Sumarsono,  kegiatan kewirausahaan, itu sengaja dipilih, sesuai dengan usaha kebanyakan masyarakat setempat, sekaligus sebagai bekal saat mereka bila sudah besar nanti. Itulah misi yang hendak dicapai Sekolah Dasar Negeri terhadap siswa siswinya. (mbd-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment