Stok Beras Bulog di Jateng 160.000 Ton
Aman hadapi musim kemarau

By Redaksi SS 06 Sep 2019, 18:34:02 WIB Ragam
Stok Beras Bulog di Jateng 160.000 Ton

Semarangsekarang.com- Musim kemarau yang panjang seperti sekarang ini tak lantas membuat bahan pokok khususnya  di Jawa Tengah kekurangan.

Stok beras di kantor Bulog sekarang ini mencapai 160 ribu ton
Kepala Divisi  Regional Badan Urusan Logistik (Bulog) Jawa Tengah  Taufan Akib mengatakan,  panen raya yang terjadi di Jawa Tengah sudah hampir selesai.

Menurut Taufan, wilayah Jawa Tengah yang masih panen padi ada berada di wilayah Kabupaten pekalongan, Brebes sebagian dan Pemalang.
“Daerah Demak , Pati, sebagian  Blora, dan  Rembang  baru saja panen dengan tingkat serapan yang cukup tinggi, dengan tingkat serapan beras rata-rata 500 ton per hari” kata Taufan, Jumat (6/9).

Taufan mengungkapkan,  saat ini jumlah total stok yang ada di kantor Bulog Jateng masih sekitar  160 ribu ton beras , sedangkan untuk tingkat nasional stok beras mencapai 2,5 juta ton.

“Artinya,kalau memang ada kekurangan stok  di daerah suatu itu, bisa di subsidi dari daerah lain, stok bisa kita geser ke daerah  lain yang membutuhkan” kata Taufan. 

Harga gabah bagus

Sementara harga jual gabah di pasaran di Jawa Tengah , kata Taufan, harga Gabah Kering Panen (GKP) sudah cukup tinggi sekitar Rp 5 000 per kilo, tentunya harga ini jauh diatas HPP dari pemerintah yang hanya Rp 3.500 per kilo.
“Tentunya dengan harga jual seperti itu, petani akan senang karena mendapat untung” kata Taufan. 

Menyinggung soal kendala menghadapi musim kemarau, Taufan mengatakan, dengan situasi sentra panen yang sudah menipis, tentunya kebutuhan akan beras akan meningkat, sehingga para pedagang ataupun pelaku usaha penggilingan padi  akan berebut dengan bulog untuk mendapat padi yang bagus.

“Kami berharap,  semua daerah  (padi) di Jawa Tengah itu bisa terserap oleh Bulog sehingga akan mampu menambah stok “ kata Taufan. (zykka-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment