Tanggapi Instagram Walikota Langsung Sidak
Inspeksi Mendadak ke Pasar Srondol Semarang

By Redaksi SS 21 Agu 2018, 21:28:40 WIB Semarangan
Tanggapi Instagram Walikota Langsung Sidak

Keterangan Gambar : Walikota Semarang Hendrar Prihadi (duduk kanan) saat berdialog langsung dalam rangka sidak di Pasar Srondol setelah menanggapi komentar dalam instagram sebagai media sosial penyambung lidah secara langsung.


Semarangsekarang.com--Peran media sosial (medsos)memang benar-benar dirasakan dampaknya, tak terkecuali yang dilakukan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi). Bermula dari percakapan di medsos Selasa (21/8/2018) Wali Kota Semarang langsung bertolak ke Pasar Srondol Semarang untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk melihat langsung kondisi di lapangan melihat kondisi yang sesungguhnya.

"Katanya merdeka tapi Pasar Srondol kok sepi, tak tunggu nang Pasar Srondol pak @HendrarPrihadi", tulis akun @Hanieswidya di kolom komentar unggahan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi di Instagram.

"Terima kasih infonya", jawab Wali Kota Semarang lewat akun Instagramnya pada tanggal 17 Agustus 2018.

Menindaklanjuti laporan warga lewat ig, Hendi ini mengajak serta jajaran Dinas Perdagangan Kota Semarang dan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, untuk bersama-sama mengecek langsung kondisi pasar yang dilaporkan sepi pengunjung tersebut. 

Ternyata ketika sampai di lokasi, tak hanya sepi pengunjung dan pembeli, pasar yang baru saja direvitalisasi pada tahun 2017 tersebut rupanya juga sepi dari penjual.

"Liyanipun pundi bu ?" (lainnya kemana bu-red), tanya Hendi kepada salah satu pedagang di Pasar Srondol. 

"Mboten buka pak" (tidak buka pak), jawab pedagang yang ditanya Hendi.

Tak hanya di area pasar tradisional, Hendi yang juga politisi PDI Perjuangan tersebut juga berkeliling di area pasar berbasis UMKM yang berada pada satu lokasi. Tak jauh berbeda, dari 28 kios UMKM ternyata ada  6 kios terlihat tidak menunjukan adanya aktifitas perdagangan.

Melihat hal tersebut, Hendi langsung meminta Dinas Perdagangan Kota Semarang untuk mengevaluasi kepemilikan kios untuk kemudian dialihkan kepada pelaku UMKM yang berkomitmen untuk terus membuka kiosnya agar dapat menarik pengunjung.

Dalam sidaknya kali itu, Hendi pun lantas mengumpulkan seluruh pedagang serta pelaku UMKM untuk meminta adanya komitmen untuk bergerak bersama membuat pasar menjadi ramai. 

"Meramaikan pasar ini harus dilakukan bersama-sama, pemerintah sudah menyediakan fasilitas yang baik dan mumpuni, harapan saya sedulur-sedulur mampu menjadikannya sebagai modal untuk berjuang bersama", kata Hendi. 

"Adanya segala masukan dan laporan pasti akan ditindaklanjuti, tapi saya minta sedulur-sedulur bisa kompak terkait waktu berjualan, kalau perlu diseragamkan untuk semua buka sampai malam", tambah Hendi lagi.

Hendi pun mendapatkan respon positif dari paguyuban pedagang yang menyatakan akan berkomitmen untuk bersama pemerintah meramaikan Pasar Srondol tersebut. 

"Kami juga akan berusaha dengan melakukan demo Batik, demo memasak, demo kerajian, dan sebagainya, dan kami yakin bila bersinergi dengan pemerintah, maka Pasar Srondol yang berbasis UMKM ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata," jelas Olif, salah satu pedagang menyampaikan harapan dan optimisme kepada Hendi langsung.

Sementara, Ketua Klaster Pariwisata Pedagang Pasar Srondol, Teguh, mengungkapkan sangat senang dengan hadirnya Wali Kota Hendi di tengah-tengah para pedagang. Dengan hadirnya walikota memang sangat diharapkan karena beliau adalah ruh sebenarnya dari Pasar Srondol ini, terbukti beliau hari ini bisa langsung memberikan arahan untuk pasar ini bisa hidup kembali. Karena bagaimanapun walikota adalah sebagai decison maker (pengambil keputusan). (mnr-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment