Tren Menurun Tingkat Partisipasi Pemilu
Di kalangan mahasiswa

By Redaksi SS 17 Nov 2018, 06:00:01 WIB Nasional
Tren Menurun Tingkat Partisipasi Pemilu

Semarangsekarang.com--Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan lembaga penggiat Pemilu dalam hal ini Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD) yang selama ini menjalin kemitraan, baik dalam penyusunan UU Pemilu maupun hasil kajian–kajian demokrasi lainnya, paparkan hasil kajian terkait pemahaman mahasiswa terhadap pelaksanaan Pemilu 2019.

Paparan kajian tersebut disampaikan dalam acara Kemendagri Media Forum yang diselenggarakan di Kantor Pusat Kemendagri Jalan Medan Merdeka Utara No 7 Jakarta Pusat, Jumat (16/11/2018).

Pada kesempatan tersebut Kapuspen Kemendagri Bahtiar memandu langsung acara dengan menghadirkan narasumber Dian Permata Peneliti SPD. Ia mencoba menggali dan mengupdate hasil penelitian SPD dari sisi tingkat pemahaman masyarakat terhadap Pelaksanaan Pemilu 2019 khususnya kalangan mahasiswa yang jumlahnya puluhan juta orang sekaligus  sering disebut kaum muda atau kaum mileneal.

Pertanyaan sederhana yang disampaikan Bahtiar terkait tingkat pemahaman masyarakat dalam memahami setiap tahapan agenda Pemilu 2019 yang paling sederhana adalah hari dan tanggal pemungutan suara.

“Saat ini dalam posisi tahapan kampanye, ada waktu sekitar 5 bulan lagi menuju hari ‘H’ pemungutan suara. Sebenarnya masyarakat mengetahui dan memahami atau tidak bahwa akan ada Pemilu Serentak yang hari ‘H’ nya di 17 April 2019, terlebih targetan tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 adalah 77,5%,” ujarnya.

Pertanyaan tersebut kemudian direspon oleh narasumber Dian Permata Peneliti Senior SPD yg memaparkan hasil kajian penelitiannya yang dilakukan pada bulan Agustus–November 2018, dengan polpulasi responden kalangan mahasiswa, sampel yang diperoleh melalui teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 300 responden yang dilakukan di 3 daerah, yaitu Riau, Sumatera Barat dan Yogyakarta.

Di awal paparannya, Ia sampaikan adanya tren menurunnya tingkat partisipasi Pileg dari Tahun 1974 dengan partisipasi 94% s.d 2014 yang mencapai 74.66%, tren menurun tingkat partisipasi juga ditunjukkan pada Pilpres mulai dari mulai Pilpres Tahun 2004 Putaran I (78,5%), Putaran II (76,7%), Tahun 2009 (71,9%), dan Tahun 2014 sekitar (70%).(mnr-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment