Ubah Daun Jadi Karya Seni Kupu-kupu
Firman Adi Nurrachman

By Redaksi SS 06 Agu 2019, 08:52:29 WIB Tokoh / Profil
Ubah Daun Jadi Karya Seni Kupu-kupu

Keterangan Gambar : Firman Adi Nurrachman, menyulap daun Sutra Soka yang diubah menjadi karya seni kupu-kupu yang mirip dengan aslinya.


Semarangsekarang.com - Dia memang belum belum menjadi pengusaha sukses dengan omset milyaran rupiah. Tetapi Firman Adi Nurrachman  tengah merintis usaha untuk menjadikan dirinya sebagai seniman sekaligus pengusaha. Buktinya, ia rajin ikut serta di berbagai ajang promosi, baik lokal maupun nasional. Ia juga gigih menjalankan usahanya sebagai pengrajin kupu-kupu daun batik. 

Usaha yang digeluti pria  asal desa Dracik Pulo, Kabupaten Batang Jawa Tengah, ini terbilang langka. Ia memanfaatkan daun Sutra Soka atau yang dikenal dengan istilah daun kupu kupu. Lalu mengolahnya, menjadi kupu-kupu tiruan, yang cantik seperti aslinya. Yang membanggakan, usaha yang dijalankan Firman, ini nyaris tak ada kompetitornya. Padahal bahan baku yang tersedia sangat berlimpah. 

"Harga kerajinan kupu-kupu yang saya buat sangat bervariasi. Mulai dari Rp 25 ribu hingga satu juta. Tergantung  ukuran dan tingkat kesulitan pembuatannya," kata Firman saat bertemu semarangsekarang.com beberapa waktu lalu. 

Saat ini, menurut Firman produk yang dibuatnya sudah sampai diberbagai negara. Mulai dari Jepang, Jerman Amerika hingga Australi. Namun, omset penjualannya belum terlalu banyak. Lantaran produk yang dijualnya, itu baru dibeli orang asing sebagai cinderamata, belum melalui mekanisme eksport. 
 
Firman mulai menekuni usahanya, itu sejak 2012. Sebelum menjadi pengrajin dan seniman seperti sekarang, pria Kelahiran Batang 12 April 1981, ini sudah menjajal berbagai profesi. Ia juga sempat merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib. 

Tapi garis hidupnya berkata lain, saat ia mengenal daun Sutra Soka atau kupu kupu. Ia yakin, bukan tanpa maksud Allah menciptakan daun tersebut. Pikiran itu berkecamuk dalam tempo yang lama, sampai akhirnya ia berimprovisasi dan berhasil mengubah Sutra Soka jadi kerajinan batik kupu-kupu. 

"Sejak itu saya beranikan diri  jualan kupu-kupu ini dipinggir jalan, pasar malam dan tempat keramaian lainnya. Alkhamdulillah, hasilnya lumayan, cukup unik memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Firman merendah. (m budiono-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment