Upacara Bendera HUT RI di Bantaran Sungai BKB

By Redaksi SS 18 Agu 2018, 17:56:01 WIB Semarangan
Upacara Bendera HUT RI di Bantaran Sungai BKB

Keterangan Gambar : Pelaksanaan upacara bendera dalam rangka peringatan HUT RI ke 73 warga Kelurahan Barusari Semarang, yang dilaksanakan di bantaran BKB Semarang.


Semarangsekarang.com—Pada perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 73 di Semarang ada pemandangan yang berbeda di kawasan Banjir Kanal Barat (BKB), banyak pemakai jalan yang melintas di kawasan Barusari dan pleret yang matanya tertuju pada bantaran sungai BKB.

Terlihat sekitar dua ratusan orang melakukkan upacara di bantaran sungai BKB atau tepatnya di sisi utaran tanggul yang cukup luas untuk di jadikan tempat upacara. Peserta upacaranya terdiri dari warga diwilayah RW IV dan V Kelurahan Barusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang.

Para warga dua RW tersebut melakukan upacara Kemerdekaan RI ke 73 di bantaran sungai yang memang telah di sulap mirip halaman upacara. Terlihat kegiatan upacara tersebut diikuti oleh warga, anak sekolah, karang taruna, perangkat Kelrahan Barusari serta kelompok PKK, bertindak sebagai inspektur upacara Lurah Barusari, Widayana.

Menurut Widayana kegiatan upacara kemerdekaan RI ke 73 ini memang baru sekali ini dilaksanakan ditempat ini. Dengan harapan kedepannya secara rutin bisa dilaksanakan di bantaran BKB ini.

“Upacara ini tentunya memberikan tujuan kami bersama warga usulan dari warga RT dan RW untuk mengangkat event-event upacara bendera di Banjir Kanal Barat, kedepannya bisa menjadi tempat wisata dan sebelumnya sudah ada tempat wisata ada warga yang memancing ditempat ini,” katanya.

Selain itu nantinya ikon BKB ini bisa diangkat ke tingkat Internasional dan wisata air tingkat dunia maka kebersihan sungai itu tiap bulan atau setengan bulan dengan melakukan koordinasi dengan instansi terkait membersihkan sungai supaya tidak kotor dan banjir. Dengan aliran bersih tentu aur akan lancar sehinga tidak menyebabkan banjir.

Kendala yang dialami terkait dengan pelaksanaan upacara 17 Agustus kali ini adalah masalah lokasi sehingga membutuhkan panitia kecil untuk pembuatan jembatan yang menghubungkan pulau satu dengan yang lain. Selain itu juga turun kesungai dan menuju area upacara.

“Selain itu tempatnya harus dibenai sehingga bisa digunakan untuk rekreasi dan juga digunakan untuk upacara pada hari tertentu,” kata Widayana.

Disinggung tentang makna kemerdekaan kali ini berharap pelaksanaan pilpres diwilayah Barusari tidak ada kendala dan selalu kondusif. (faf/mnr-SS)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment