Watu Gajah Park Sudah di Buka
Masih gartis dan terbuka untuk umum

By Redaksi SS 04 Jun 2018, 08:50:00 WIB Ragam
Watu Gajah Park Sudah di Buka

Keterangan Gambar : Soft opening Watu Gajah Park diramaikan dengan petunjukan drum band dan atraksi barongsai serta naga dari Sasana Naga Doreng, Batalyon Arhanud 15 Dhahana Baladhika Yudha (DBY) Kodam IV/Diponegoro.


Semarangsekarang.comSebuah objek wisata baru yang bernama Watu Gajah Park, lokasi yang terletak di Dusun Watugajah, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang menawarkan tempat nyaman untuk jalan-jalan, dan bersantai bagi keluarga, mulai dibuka Sabtu (2/6/2018)

Soft opening tersebut diramaikan dengan petunjukan drum band dan atraksi barongsai serta naga dari Sasana Naga Doreng, Batalyon Arhanud 15 Dhahana Baladhika Yudha (DBY) Kodam IV/Diponegoro.

Pemilik Watugajah Park, Ir Bambang Wuragil MM MSi mengatakan, taman wisata Watu Gajah Park untuk sementara ini dibuka secara gratis untuk masyarakat umum sampai dengan waktu yang belum ditentukan.

“Ditempat ini terdapat batu yang ukurannya sebesar gajah, sehingga tempat ini dinamakan dengan Dusun Watu Gajah. Dan ini berkonsep wisata buatan. Untuk penonjolannya ada taman kunang-kunang yang masih jarang ada, sehingga ke depan lengkapi dengan water boom, tiga kolam renang, terdiri kolam keceh, kolam pancing, dan kolam renang,’’ katanya.

Ketiga kolam tersebut diproyeksikan memiliki keunggulan sendiri, yakni sebagai kolam renang untuk prestasi, dan untuk mencetak atlet renang. “Disini nantinya akan sering diadakan kejuaraan renang, sehingga dapat mengangkat nama Kabupaten Semarang khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya,” tambahnya.

Ditempat tersbeut juga ada kolam keceh, kolam untuk latihan sehingga bisa digunakan sebagai sarana latihan bagi atlet renang. Kita ada kolam pancing, kita akan sering mengadakan lomba memancing untuk menarik pengungjung bahkan untuk kolam atlet nantinya akan dilakukan kejuaraan renang.

Selain taman juga dilengkapi dengan kolam ikan koi, kandang love bird yang rencananya akan dimasukkan dalam rekor MURI. Karena ini kali pertama taman ini mempunyai 100 pasang love bird.

“Nantinya akan terus dikembangkan, dan saat ini masyarakat sudah bisa memanfaatkan, karena saat proses pembangunan masyarakat sudah masuk menikmati, bahkan kalau hari libur bisa mencapai 1.000 pengunjung yang datang,’’ imbuhnya.

Dibangun resort dan Hotel

Watu Gajah Park ini, akunya berada di area lahan seluas 3 hektar. Saat ini baru sekitar 20 persen yang sudah dibangun, target keseluruhan selesai pada Desember 2018.

“Untuk sementara ini tdak dipungut biaya dan mulai berbayar jika sudah kita anggap sudah siap. Kalau memang belum layak kita tidak layak menerima sesuatu dari masyarakat. Bahkan saat ini sudah ada agen wisata yang menawarkan kerjasama, tapi itu belum dilakukan,” tambahnya.

Selain itu ditempat tersebut juga nantinya dilengkapi dengan aneka kuliner yakni rumah makan, kafe, dan rumah makan sea food. Pada perkembangan selanjutnya nanti, setelah grand opening akhir tahun 2018, Taman Wisata Watu Gajah Park juga akan dibangun resort dan hotel.

Pada soft opening Watu Gajah Park juga dilakukan pemberian santunan bagi anak yatim yang merupakan program rutin tahunan Karisma Group, perusahaan yang menaungi Watu Gajah Park.

Dalam kegiatan tersbeut sebanyak 300 anak yatim piatu menerima santunan dari Ir Bambang Wuragil MM, yang diserahkan seusai buka puasa bersama pada rangkaian soft opening taman wisata tersebut. (ari-SS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment