Dishub Tutup Akses Jalan MT Haryono ke Pattimura
Akhir Desember

By Redaksi SS 15 Nov 2021, 15:51:14 WIB Semarangan
Dishub Tutup Akses Jalan MT Haryono ke Pattimura

Keterangan Gambar : Taman Bubakan ini sekaligus untuk jalur pejalan kaki bagi pengunjung ke Museum Kota Lama. Arus lalu lintas disekitar Bubakan akan dialihkan hingga akhir Desrmber ini. (foto: subagyo/SS)


Semarangsekarang.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang melakukan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan rute di bunderan Museum Bubakan, Kawasan Kota Lama.

Rekayasa lalu lintas ini dalam upaya mengatur kendaraan yang saat ini Taman Bubakan sedang dalam pembangunan dan pengaturan lalu lintas nantinya bakal permanen. 

Diperkirakan pembangunan Taman Bubakan yang sekaligus untuk membuat jalur akses bagi pengunjung masuk ke museum rampung pada akhir Desember 2021. 

Kabid Pengendalian dan Ketertiban (Daltib), Dishub Kota Semarang, Antonius Haryanto mengatakan, Taman Bubakan ini sekaligus untuk jalur pejalan kaki bagi pengunjung ke Museum Bubakan/Museum Kota Lama. Kantong parkir pengunjung  terletak di lahan kosong ujung antara Jalan MT Haryono, dan Jalan Pattimura. 

"Keselamatan pengunjung mendapat prioritas sehingga merubah arus lalu lintas kendaraan yang dialihkan dari rute sebelumnya. Pengalihan arus lalin, sampai akhir Desember, setelah pembangunan taman selesai, juga akan ada penutupan jalan secara permanen," katanya, Senin (15/11/2021).

Dikatakan Toni, sapaan akrabnya, untuk membiasakan jalur baru adalah bagian dari edukasi ke masyarakat bahwa nantinya jalan itu akan ditutup secara permanen untuk taman. Jalur dari MT Haryono menuju Jalan Pattimura ditutup. 

Harus memutar

Lalu, pengendara dari Ronggowarsito (Sayangan), Jalan Agus Salim tidak bisa masuk langsung ke Jalan Pattimura. Harus memutar bundaran Bubakan. 

Sebaliknya, kata Toni, arus kendaraan dari arah Jalan MT Haryono yang menuju Jalan Agus Salim, Jalan Cendrawasih, maupun Jalan Ronggowarsito (Sayangan) masih bisa melalui jalan seperti biasa.

"Arus lalu lintas dari Jalan Cendrawasih maupun Jalan Ronggowarsito yang menuju ke Jalan Agus Salim tidak bisa memutar ke bundaran Bubakan. Pengendara harus belok ke kiri dulu, masuk Jalan Pattimura, Dr Cipto, melalui kampung kali, MT Haryono," jelasnya.

Menurut Toni, taman untuk akses pejalan kaki bagi pengunjung ke museum. Pengunjung bisa parkir di kantong parkir, dan menuju ke museum dengan jalan kaki. Dulu ada konsep sistem buka tutup di jalan itu. Tapi membahayakan pengunjung," tambahnya. 

Pada jam-jam sibuk, masyarakat diimbau untuk patuh rekayasa yang dibuat. Menurut Toni, pengendara dari Sayangan ke Pattimura diakui ada nekat putar balik. Ada yang melanggar contra flow sehingga jadi tersendat.

"Jika tidak ada yang melanggar tentu akan lancar, karena kami tidak bisa memantau selama 24 jam penuh karena keterbatasan personel. Kesadaran masyarakat dibutuhkan," pungkasnya. (subagyo-SS)  




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment